Download Buku Membuat Aplikasi Java Web Enterprise Gratis


Buku ini ngebahas tentang membuat aplikasi java web enterprise sederhana. Buku ini menggunakan teknologi java enterprise seperti JSF, EJB, JPA dan Bean Validation. Dalam buku ini juga menggunakan tool NetBeans dan Glassfish.

Membuat Aplikasi Java Web Enterprise

Membuat Aplikasi Java Web Enterprise

Silahkan download bukunya di tautan dibawah ini : Baca lebih lanjut

Servlet 3 – Menyimpan Data ke Database MySQL Menggunakan JDBC


Pada artikel ini, saya menulis artikel tentang cara menyimpan data ke database MySQL menggunakan JDBC melalui servlet 3. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat database dan tabel di MySQL.

create database belajar;

use belajar;

create table barang(
     id integer primary key auto_increment,
     nama varchar(100) not null,
     harga_beli integer not null,
     harga_jual integer not null
)type=InnoDB;

Selanjutnya buatlah koneksi ke database yang telah dibuat, kita akan menggunakan WebListener untuk membuat koneksi tersebut.

package khannedy.web.listener;

import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import javax.servlet.ServletContextEvent;
import javax.servlet.ServletContextListener;
import javax.servlet.annotation.WebListener;

@WebListener
public class ConnectionListener implements ServletContextListener {

    public static final String CONNECTION_KEY = "your_connection_key";

    @Override
    public void contextInitialized(ServletContextEvent sce) {
        try {
            Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver").newInstance();
            Connection connection = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost:3306/belajar", "root", "root");
            sce.getServletContext().setAttribute(CONNECTION_KEY, connection);
        } catch (Throwable t) {
            t.printStackTrace();
        }
    }

    @Override
    public void contextDestroyed(ServletContextEvent sce) {
        try {
            Connection connection = (Connection) sce.getServletContext().getAttribute(CONNECTION_KEY);
            connection.close();
        } catch (Throwable t) {
            t.printStackTrace();
        }
    }
}

Setelah itu buat halaman HTML untuk menampung input data yang akan dikirim ke servlet

<!doctype html>
<html>
    <head>
        <title>Menambah Data</title>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
    </head>
    <body>
        <h1>Tambah Data Barang</h1>
        <form method="post" action="SaveData">
            <table>
                <tbody>
                    <tr>
                        <td>Nama</td>
                        <td><input type="text" name="nama"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>Harga Beli</td>
                        <td><input type="text" name="harga_beli"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>Harga Jual</td>
                        <td><input type="text" name="harga_jual"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td></td>
                        <td><input type="submit" value="Process"/></td>
                    </tr>
                </tbody>
            </table>
        </form>
    </body>
</html>

Setelah itu, buat servlet dimana digunakan untuk melakukan proses simpan data ke database MySQL.

package khannedy.web.servlet;

import java.io.IOException;
import java.io.PrintWriter;
import java.sql.Connection;
import java.sql.PreparedStatement;
import java.sql.SQLException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.annotation.WebServlet;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import khannedy.web.listener.ConnectionListener;

@WebServlet(name = "SaveData", urlPatterns = {"/SaveData"})
public class SaveDataServlet extends HttpServlet {

    private static final long serialVersionUID = 1L;

    @Override
    protected void doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {

        try {
            Connection connection = (Connection) getServletContext().getAttribute(ConnectionListener.CONNECTION_KEY);

            String sql = "insert into barang (nama, harga_beli, harga_jual) values (?, ?, ?);";

            PreparedStatement statement = connection.prepareStatement(sql);
            statement.setString(1, request.getParameter("nama"));
            statement.setInt(2, Integer.parseInt(request.getParameter("harga_beli")));
            statement.setInt(3, Integer.parseInt(request.getParameter("harga_jual")));
            statement.executeUpdate();
            statement.close();
        } catch (SQLException e) {
            e.printStackTrace();
        }

        response.setContentType("text/html;charset=UTF-8");
        PrintWriter out = response.getWriter();
        try {
            out.println("<html>");
            out.println("<head>");
            out.println("<title>Servlet SaveDataServlet</title>");
            out.println("</head>");
            out.println("<body>");
            out.println("<h1>Berhasil Menambah Data Barang</h1>");
            out.println("</body>");
            out.println("</html>");
        } finally {
            out.close();
        }
    }
}

Hasilnya :

Screenshot-Menambah Data - Google Chrome

Screenshot-Menambah Data - Google Chrome

Screenshot-Servlet SaveDataServlet - Google Chrome

Screenshot-Servlet SaveDataServlet - Google Chrome

Screenshot-echo@echo-ubuntu: ~ - Terminal

Screenshot-echo@echo-ubuntu: ~ - Terminal

Custom Validator dalam Java Server Faces 2


Java

Java

Salah satu hal yang sangat memudahkan untuk para pengguna Java Server Faces adalah kemudahan ketika melakukan proses validasi terhadap input yang dimasukkan oleh pengguna website. JSF mendukung pembuatan custom validator, dimana kita dapat membuat validator yang sesuai dengan yang kita inginkan.

Secara default, JSF memiliki validator untuk melakukan validasi seperti angka, tanggal, panjang input, dan lain-lain. Namun JSF tidak memiliki validator untuk melakukan proses validasi terhadap hal yang spesifik, misal validator untuk memvalidasi bahwa input masuk NIM harus sesuai dengan ketentuan Universitas 😀 Oleh karena itu, mau tidak mau, kita harus membuatnya secara manual. Namun pembuatan validator di Java Server Faces sangatlah mudah.

Membuat Kelas Validator

Validator dalam JSF direpresentasikan oleh sebuah interface Validator (javax.faces.validator.Validator), sehingga jika kita akan membuat Validator baru, maka kita harus membuat kelas yang mengimplementasi interface Validator tersebut. Misal saya akan membuat Validator untuk melakukan validasi Nim : Baca lebih lanjut

Servlet sebagai Controller dan JSP sebagai View


pada tulisan ini saya akan membahas tentang cara develop web yang baik jika menggunakan servlet + jsp. hampir mirip dengan konsep model view controller, dimana disini controller dibuat menggunakan servlet, view dibuat menggunakan jsp dan model nya adalah terserah anda, yang penting dia merepresentasikan sebuah data 😀

pertama, buatlah project java web application menggunakan netbeans. disini saya menggunakan glassfish versi 3, karena tomcat belum mendukung servlet 3.

kedua, karena saya menggunakan database, jadi saya buat koneksi ke database menggunakan jdbc, sengaja saya menggunakan jdbc, tidak menggunakan hibernate atau jpa, karena banyak temen-temen yang menyarankan untuk menggunakan jdbc saja, karena banyak yang belum mengerti jpa atau hibernate.

ketiga, saatnya membuat controller. seperti saya bilang sebelumnya, kalau controller menggunakan servlet, jadi disini anda perlu membuat servlet. servlet ini berguna untuk mengambil data dari database dan menyimpannya dalam model, dimana setelah itu data dalam model akan ditampilkan menggunakan jsp.

keempat, setelah data diambil dari database lewat servlet, tampilkan data tersebut menggunakan jsp, sehingga jsp disini berperan sebagai view.

terakhir, setelah semuanya selesai, saatnya menjalankan java web application tersebut.

teknik ini sangat baik digunakan, sehingga kode yang kita buat tidak bercampur aduk antar view dan controller. karena kebanyakan biasanya seseorang menumpuk proses bisnis logic seperti load data dalam jsp, sehingga kodenya akan bertumpuk seluruhnya di jsp. hal ini bisa dilakukan namun tidak direkomendasikan, karena jika web aplikasi sudah besar, maka hal ini akan membuat kode yang kita buat sulit dimengerti. oleh karena ini diperlukan pemisahan antara bisnis logic dan antarmuka, dimana bisnis logic dilakukan di servlet dan antarmuka dilakukan di jsp 😀

silahkan download sourcecodenya disini :

http://swing-usu.googlecode.com/files/hr.sql
http://swing-usu.googlecode.com/files/servlet-jsp.zip