apa aja sih yang baru di java enterprise 7?


#InfoJava

apa aja sih yang baru di java enterprise 7?

– web socket
– json processor
– jms 2
– batch api
– concurrency utilities
– jax-rs 2 (restful)
– servlet 3.1

Download Buku Membuat Aplikasi Java Web Enterprise Gratis


Buku ini ngebahas tentang membuat aplikasi java web enterprise sederhana. Buku ini menggunakan teknologi java enterprise seperti JSF, EJB, JPA dan Bean Validation. Dalam buku ini juga menggunakan tool NetBeans dan Glassfish.

Silahkan download bukunya di tautan dibawah ini :

http://stripbandunk.googlecode.com/files/Membuat-Aplikasi-Java-Web-Enterprise-Sederhana.pdf

Selamat belajar :D

Servlet 3 – Menyimpan Data ke Database MySQL Menggunakan JDBC


Pada artikel ini, saya menulis artikel tentang cara menyimpan data ke database MySQL menggunakan JDBC melalui servlet 3. Hal pertama yang perlu dilakukan adalah membuat database dan tabel di MySQL.

create database belajar;

use belajar;

create table barang(
     id integer primary key auto_increment,
     nama varchar(100) not null,
     harga_beli integer not null,
     harga_jual integer not null
)type=InnoDB;

Selanjutnya buatlah koneksi ke database yang telah dibuat, kita akan menggunakan WebListener untuk membuat koneksi tersebut.

package khannedy.web.listener;

import java.sql.Connection;
import java.sql.DriverManager;
import javax.servlet.ServletContextEvent;
import javax.servlet.ServletContextListener;
import javax.servlet.annotation.WebListener;

@WebListener
public class ConnectionListener implements ServletContextListener {

    public static final String CONNECTION_KEY = "your_connection_key";

    @Override
    public void contextInitialized(ServletContextEvent sce) {
        try {
            Class.forName("com.mysql.jdbc.Driver").newInstance();
            Connection connection = DriverManager.getConnection("jdbc:mysql://localhost:3306/belajar", "root", "root");
            sce.getServletContext().setAttribute(CONNECTION_KEY, connection);
        } catch (Throwable t) {
            t.printStackTrace();
        }
    }

    @Override
    public void contextDestroyed(ServletContextEvent sce) {
        try {
            Connection connection = (Connection) sce.getServletContext().getAttribute(CONNECTION_KEY);
            connection.close();
        } catch (Throwable t) {
            t.printStackTrace();
        }
    }
}

Setelah itu buat halaman HTML untuk menampung input data yang akan dikirim ke servlet

<!doctype html>
<html>
    <head>
        <title>Menambah Data</title>
        <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
    </head>
    <body>
        <h1>Tambah Data Barang</h1>
        <form method="post" action="SaveData">
            <table>
                <tbody>
                    <tr>
                        <td>Nama</td>
                        <td><input type="text" name="nama"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>Harga Beli</td>
                        <td><input type="text" name="harga_beli"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td>Harga Jual</td>
                        <td><input type="text" name="harga_jual"/></td>
                    </tr>
                    <tr>
                        <td></td>
                        <td><input type="submit" value="Process"/></td>
                    </tr>
                </tbody>
            </table>
        </form>
    </body>
</html>

Setelah itu, buat servlet dimana digunakan untuk melakukan proses simpan data ke database MySQL.

package khannedy.web.servlet;

import java.io.IOException;
import java.io.PrintWriter;
import java.sql.Connection;
import java.sql.PreparedStatement;
import java.sql.SQLException;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.annotation.WebServlet;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;
import khannedy.web.listener.ConnectionListener;

@WebServlet(name = "SaveData", urlPatterns = {"/SaveData"})
public class SaveDataServlet extends HttpServlet {

    private static final long serialVersionUID = 1L;

    @Override
    protected void doPost(HttpServletRequest request, HttpServletResponse response) throws ServletException, IOException {

        try {
            Connection connection = (Connection) getServletContext().getAttribute(ConnectionListener.CONNECTION_KEY);

            String sql = "insert into barang (nama, harga_beli, harga_jual) values (?, ?, ?);";

            PreparedStatement statement = connection.prepareStatement(sql);
            statement.setString(1, request.getParameter("nama"));
            statement.setInt(2, Integer.parseInt(request.getParameter("harga_beli")));
            statement.setInt(3, Integer.parseInt(request.getParameter("harga_jual")));
            statement.executeUpdate();
            statement.close();
        } catch (SQLException e) {
            e.printStackTrace();
        }

        response.setContentType("text/html;charset=UTF-8");
        PrintWriter out = response.getWriter();
        try {
            out.println("<html>");
            out.println("<head>");
            out.println("<title>Servlet SaveDataServlet</title>");
            out.println("</head>");
            out.println("<body>");
            out.println("<h1>Berhasil Menambah Data Barang</h1>");
            out.println("</body>");
            out.println("</html>");
        } finally {
            out.close();
        }
    }
}

Hasilnya :

Screenshot-Menambah Data - Google Chrome

Screenshot-Menambah Data - Google Chrome

Screenshot-Servlet SaveDataServlet - Google Chrome

Screenshot-Servlet SaveDataServlet - Google Chrome

Screenshot-echo@echo-ubuntu: ~ - Terminal

Screenshot-echo@echo-ubuntu: ~ - Terminal

Servlet 3 – Contoh Hello World


Project Servlet 3 ini membutuhkan Java Enterprise Edition versi 3, Anda perlu menggunakan Application Server atau Web Server yang sudah mendukung Servlet 3, seperti Glassfish 3, JBoss 6 atau Apache Tomcat 7.

package khannedy.web.servlet;

import java.io.IOException;
import java.io.PrintWriter;
import javax.servlet.ServletException;
import javax.servlet.annotation.WebServlet;
import javax.servlet.http.HttpServlet;
import javax.servlet.http.HttpServletRequest;
import javax.servlet.http.HttpServletResponse;

@WebServlet(name = "HelloWorld", urlPatterns = {"/HelloWorld"})
public class HelloWorldServlet extends HttpServlet {

    private static final long serialVersionUID = 1L;

    @Override
    protected void doGet(HttpServletRequest req, HttpServletResponse resp) throws ServletException, IOException {
        PrintWriter writer = resp.getWriter();
        writer.write("Hello World");
        writer.close();
    }
}

Hasilnya :

Screenshot-localhost:8080-WebApplication-HelloWorld - Google Chrome

Screenshot-localhost:8080-WebApplication-HelloWorld - Google Chrome

Selamat mencoba 😀

Custom Validator dalam Java Server Faces 2


Java

Java

Salah satu hal yang sangat memudahkan untuk para pengguna Java Server Faces adalah kemudahan ketika melakukan proses validasi terhadap input yang dimasukkan oleh pengguna website. JSF mendukung pembuatan custom validator, dimana kita dapat membuat validator yang sesuai dengan yang kita inginkan.

Secara default, JSF memiliki validator untuk melakukan validasi seperti angka, tanggal, panjang input, dan lain-lain. Namun JSF tidak memiliki validator untuk melakukan proses validasi terhadap hal yang spesifik, misal validator untuk memvalidasi bahwa input masuk NIM harus sesuai dengan ketentuan Universitas 😀 Oleh karena itu, mau tidak mau, kita harus membuatnya secara manual. Namun pembuatan validator di Java Server Faces sangatlah mudah.

Membuat Kelas Validator

Validator dalam JSF direpresentasikan oleh sebuah interface Validator (javax.faces.validator.Validator), sehingga jika kita akan membuat Validator baru, maka kita harus membuat kelas yang mengimplementasi interface Validator tersebut. Misal saya akan membuat Validator untuk melakukan validasi Nim : Baca lebih lanjut

Pengenalan Data Access Object {4} Implementasi dalam Hibernate


artikel sebelumnya saya bahas tentang implementasi dao dalam java persistence api, dan pada artikel sekarang ini saya akan bahas tentang implementasi dao pada hibernate annotation. kenapa hibernate annotation? kenapa tidak hibernate core saja?

alasa utama saya menggunakan hibernate annotation dibandingkan dengan hibernate core adalah karena menggunakan @annotation yang menurut saya lebih mudah dan lebih elegan dibandingkan kita harus membuat file XML untuk mapping kelas dan tabel

ok, kita langsung saja masuk ke inti masalah. dan masalahnya sama seperti masalah sebelum-sebelumnya yaitu membuat sistem informasi universitas, dan kalo ini menggunakan hibernate annotation. dan seperti biasa pula, saya hanya akan membahas tentang dao untuk entitas fakultas, sedangkan untuk entitas lainnya bisa anda buat sendiri 😀

Baca lebih lanjut