Servlet sebagai Controller dan JSP sebagai View


pada tulisan ini saya akan membahas tentang cara develop web yang baik jika menggunakan servlet + jsp. hampir mirip dengan konsep model view controller, dimana disini controller dibuat menggunakan servlet, view dibuat menggunakan jsp dan model nya adalah terserah anda, yang penting dia merepresentasikan sebuah data 😀

pertama, buatlah project java web application menggunakan netbeans. disini saya menggunakan glassfish versi 3, karena tomcat belum mendukung servlet 3.

kedua, karena saya menggunakan database, jadi saya buat koneksi ke database menggunakan jdbc, sengaja saya menggunakan jdbc, tidak menggunakan hibernate atau jpa, karena banyak temen-temen yang menyarankan untuk menggunakan jdbc saja, karena banyak yang belum mengerti jpa atau hibernate.

ketiga, saatnya membuat controller. seperti saya bilang sebelumnya, kalau controller menggunakan servlet, jadi disini anda perlu membuat servlet. servlet ini berguna untuk mengambil data dari database dan menyimpannya dalam model, dimana setelah itu data dalam model akan ditampilkan menggunakan jsp.

keempat, setelah data diambil dari database lewat servlet, tampilkan data tersebut menggunakan jsp, sehingga jsp disini berperan sebagai view.

terakhir, setelah semuanya selesai, saatnya menjalankan java web application tersebut.

teknik ini sangat baik digunakan, sehingga kode yang kita buat tidak bercampur aduk antar view dan controller. karena kebanyakan biasanya seseorang menumpuk proses bisnis logic seperti load data dalam jsp, sehingga kodenya akan bertumpuk seluruhnya di jsp. hal ini bisa dilakukan namun tidak direkomendasikan, karena jika web aplikasi sudah besar, maka hal ini akan membuat kode yang kita buat sulit dimengerti. oleh karena ini diperlukan pemisahan antara bisnis logic dan antarmuka, dimana bisnis logic dilakukan di servlet dan antarmuka dilakukan di jsp 😀

silahkan download sourcecodenya disini :

http://swing-usu.googlecode.com/files/hr.sql
http://swing-usu.googlecode.com/files/servlet-jsp.zip