Pentingnya membuat UNIT TEST


Sekarang saya kasih contoh kode yang dengan adanya UNIT TEST, kode yang saya bikin bakal jadi lebih baik dibandingkan tanpa UNIT TEST

Contoh sekarang saya mau bikin sebuah method helper buat ngambil nama belakang dari full name, kayak gambar dibawah ini nih, Baca lebih lanjut

Iklan

Konsultasi Java? Like fb.com/TanyaJava


Java

Java

Jika teman-teman ada yang ingin konsultasi seputar permasalahan Java, teman-teman dapat me-like halamanย fb.com/TanyaJava.

Silahkan tanyakan permasalahan Java yang dihadapi teman-teman, mudah-mudahan admin (termasuk saya) dapat membantu permasalahan teman-teman.

Custom Converter dalam Java Server Faces 2


Java

Java

Salah satu kelebihan JSF (Java Server Faces) dibandingkan JSP (Java Server Pages) adalah, JSF memiliki custom converter, yaitu merupakan mekanisme untuk melakukan conversi tipe data secara otomatis. Dalam web, seluruh input data form itu berupa String, sedangkan kenyataannya tidak demikian, misal ada tipe data Integer, Boolean atau ada yang lebih kompleks seperti URL dan lain-lain. Pada artikel ini saya akan bahas tentang cara membuat Custom Converter untuk melakukan proses konversi nilai dari input form html (String) menjadi URL (java.net.URL).

Membuat Kelas Converter

Hal pertama yang perlu kita lakukan untuk melakukan proses konversi adalah membuat kelas converter, dimana pada artikel ini saya membuat sebuah kelas converter untuk melakukan konversi dari String ke URL. Baca lebih lanjut

Masalah Saya Dengan Master-Detail di Bahasa Pemrograman Java


Posting baru artinya ada masalah baru ๐Ÿ˜€ , Kali ini berhubungan saya pemrograman Java, khususnya teknologi Swing (Salah satu teknologi Java GUI). Masalahnya sih sederhana aja. Yang biasa menggunakan bahasa Visual seperti Delphi, VB dan bahasa visual lainnya, mungkin akan bilang mudah untuk membuat Master Detail ๐Ÿ˜€ , sedangkan tidak dengan Java ๐Ÿ˜€

So jadi intinya masalah yang saya hadapi adalah, gimana cara membuat sebuah master-detail di Java? Ada yang tau?

…..

*Berpikir Sejenak…

AHA!!!!!!!!!!! saya dapat ide ๐Ÿ˜€ , sepertinya kalo saya otak-atik di JTable akan sulit, jadi gimana kalo kita bermain dengan TableModel saya, sepertinya akan lebih mudah ๐Ÿ˜€ Anggap saja misal ada entitas Mahasiswa , dan setiap mahasiswa boleh mengambil MataKuliah lebih dari satu, tentunya ๐Ÿ˜€ Jadi disini, kita anggap Master-nya adalah Mahasiswa dan Detail-nya adalah MataKuliah. Kalo dibuat kelas entitasnya bisa seperti ini :

package khannedy.blogging.masterdetail.entity;

import java.io.Serializable;

public class MataKuliah implements Serializable {

 private String kode;
 private String nama;

 public String getKode() {
 return kode;
 }

 public void setKode(String kode) {
 this.kode = kode;
 }

 public String getNama() {
 return nama;
 }

 public void setNama(String nama) {
 this.nama = nama;
 }
}
package khannedy.blogging.masterdetail.entity;

import java.io.Serializable;
import java.util.ArrayList;
import java.util.Date;
import java.util.List;

public class Mahasiswa implements Serializable {

 public static enum JenisKelamin {
 LakiLaki, Perempuan
 }

 private String nim;
 private String namaDepan;
 private String namaBelakang;
 private Date tanggalLahir;
 private JenisKelamin jenisKelamin;
 private List<matakuliah> mataKuliahs = new ArrayList<matakuliah>();

 public boolean add(MataKuliah e) {
 return mataKuliahs.add(e);
 }

 public List getMataKuliahs() {
 return mataKuliahs;
 }

 public JenisKelamin getJenisKelamin() {
 return jenisKelamin;
 }

 public void setJenisKelamin(JenisKelamin jenisKelamin) {
 this.jenisKelamin = jenisKelamin;
 }

 public String getNamaBelakang() {
 return namaBelakang;
 }

 public void setNamaBelakang(String namaBelakang) {
 this.namaBelakang = namaBelakang;
 }

 public String getNamaDepan() {
 return namaDepan;
 }

 public void setNamaDepan(String namaDepan) {
 this.namaDepan = namaDepan;
 }

 public String getNim() {
 return nim;
 }

 public void setNim(String nim) {
 this.nim = nim;
 }

 public Date getTanggalLahir() {
 return tanggalLahir;
 }

 public void setTanggalLahir(Date tanggalLahir) {
 this.tanggalLahir = tanggalLahir;
 }
}

Sederhana saja, jangan terlalu kompleks, yang penting mengerti cara membuat Master-Detail di Java Swing. Dari kelas diatas, kita bisa liat kalo Mahasiswa dapat mengambil MataKuliah lebih dari satu, oleh karena itu, saya menggunakan List, agar MataKuliah dapat ditambah. Sekarang saatnya kita membuat TableModel nya, karena kita menggunakan 2 kelas entitas, yaitu kelas Mahasiswa dan kelas MataKuliah, jadi kita membaut 2 TableModel, yaitu TableModelMahasiswa dan TableModelMataKuliah, fungsinya tentunya sesuai namanya.

package khannedy.blogging.masterdetail.model;

import java.util.List;
import javax.swing.table.AbstractTableModel;
import khannedy.blogging.masterdetail.entity.Mahasiswa;

public class TableModelMahasiswa extends AbstractTableModel {

 private List<mahasiswa> list;

 public TableModelMahasiswa(List list) {
 this.list = list;
 }

 public List getList() {
 return list;
 }

 public int getRowCount() {
 return list.size();
 }

 public int getColumnCount() {
 return 5;
 }

 @Override
 public String getColumnName(int column) {
 switch (column) {
 case 0:
 return "Nim";
 case 1:
 return "Nama Depan";
 case 2:
 return "Nama Belakang";
 case 3:
 return "Tanggal Lahir";
 case 4:
 return "Jenis Kelamin";
 default:
 return null;
 }
 }

 public Object getValueAt(int rowIndex, int columnIndex) {
 switch (columnIndex) {
 case 0:
 return list.get(rowIndex).getNim();
 case 1:
 return list.get(rowIndex).getNamaDepan();
 case 2:
 return list.get(rowIndex).getNamaBelakang();
 case 3:
 return list.get(rowIndex).getTanggalLahir();
 case 4:
 return list.get(rowIndex).getJenisKelamin();
 default:
 return null;
 }
 }
}

Untuk TableModelMahasiswa, kita menggunakan konstruktor yang harus langsung di inisialisasikan isi datanya public TableModelMahasiswa(List<Mahasiswa> list) , ini kita anggap karena memang Mahasiswa adalah Master, jadi datanya kita anggap tidak akan berubah-rubah, berbeda dengan data MataKuliah yang menjadi Detail-nya.

package khannedy.blogging.masterdetail.model;

import java.util.ArrayList;
import java.util.List;
import javax.swing.table.AbstractTableModel;
import khannedy.blogging.masterdetail.entity.MataKuliah;

public class TableModelMataKuliah extends AbstractTableModel {

 private List<matakuliah> list = new ArrayList<matakuliah>();

 public void setList(List list) {
 this.list = list;
 fireTableDataChanged();
 }

 public int getRowCount() {
 return list.size();
 }

 public int getColumnCount() {
 return 2;
 }

 @Override
 public String getColumnName(int column) {
 switch (column) {
 case 0:
 return "Kode";
 case 1:
 return "Nama";
 default:
 return null;
 }
 }

 public Object getValueAt(int rowIndex, int columnIndex) {
 switch (columnIndex) {
 case 0:
 return list.get(rowIndex).getKode();
 case 1:
 return list.get(rowIndex).getNama();
 default:
 return null;
 }
 }
}

Untuk TableModelMataKuliah, cara mengubah datanya adalah menggunakan metode public void setList(List<MataKuliah> list) tidak menggunakan konstruktor, hal ini seperti yang dituliskan diatas, bahwa MataKuliah adalah Detail-nya, jadi akan sering sekali berubah, sehingga tidak disarankan datanya di set di konstruktor, karena jika di konstruktor, maka saat ada Detail baru yang akan ditampilkan, maka TableModelMataKuliah yang baru akan dibuat, dan semakin banyak TableModelMataKuliah yang dibuat, maka memori akan membengkak. Berbeda jika menggunakan kode diatas, memori tidak akan bertambah karena kita tidak perlu membuat TableModelMataKuliah jika akan menampilkan Detail-MataKuliah yang baru.

Sekarang tinggal tahap penerapan, anggap saja saya sudah membuat design tampilan aplikasinya, lalu saya membuat 2 JTable, pertama bernama tabelMahasiswa untuk menampilkan data Mahasiswa dan kedua tabelMataKuliah untuk menampilkan data MataKuliah. Sekarang tinggal set Model untuk tabelMahasiswa menjadi TableModelMahasiswa dan set Model untuk tabelMataKuliah menjadi TableModelMataKuliah :

modelMahasiswa = new TableModelMahasiswa(service.getAllMahasiswa(100));
modelMataKuliah = new TableModelMataKuliah();

tabelMahasiswa.setModel(modelMahasiswa);
tabelMataKuliah.setModel(modelMataKuliah);

Setelah itu kita beri aksi, saat pengguna menseleksi satu buat baris di tabelMahasiswa, maka tabelMataKuliah akan menampilkan data MataKuliah yang diambil oleh Mahasiswa yang terseleksi di tabelMahasiswa :

tabelMahasiswa.getSelectionModel().addListSelectionListener(new ListSelectionListener() {

 public void valueChanged(ListSelectionEvent e) {
  int selected = tabelMahasiswa.getSelectedRow();
   if (selected != -1) {
     Mahasiswa mahasiswa = modelMahasiswa.getList().get(selected);
     List<matakuliah> list = mahasiswa.getMataKuliahs();
     modelMataKuliah.setList(list);
   }
 }
});

Selesai, sekarang tinggal jalankan aplikasinya. Dibawah ini adalah tampilan dari aplikasinya :

Master-Detail

Master-Detail Java Programming

Silahkan download sourcecode lengkapnya disini :

http://bit.ly/9N5Jgb

blog para javaholic


ini blog-blog dari para javaholic

sebagian ada yang temen gw

sebagian ada yang kenal gw

tapi kebanyakan bukan temen dan gak kenal gw ๐Ÿ˜€

tapi mudah-mudahan berguna buat lho pada ๐Ÿ˜€

Baca lebih lanjut