Belajar LWUIT J2ME Menggunakan NetBeans IDE | StripBandunk


Artikel sebelumnya kami telah membahas tentang belajar Java Mobile (J2ME) menggunakan NetBeans IDE. Pada artikel ini kami akan membahas tentang LightWeight User Interface Toolkit (LWUIT), dan cara membuat aplikasi menggunakan LWUIT menggunakan NetBeans IDE.

LWUIT merupakan library yang berisikan widget-widget untuk Java Mobile. LWUIT mirip dengan Java Swing, jika Anda sudah terbiasa membuat aplikasi berbasis Java Swing, maka tidak akan sulit mempelajari LWUIT, yang menjadi perbedaannya, Java Swing untuk membangun aplikasi GUI diatas Desktop, sedangkan LWUIT untuk membangun aplikasi GUI diatas Mobile.

Baca Lebih Lanjut.

Iklan

Belajar Java Micro Edition Menggunakan NetBeans IDE | StripBandunk


Pada artikel ini kami akan membahasa tentang belajar membuat aplikasi mobile sederhana Java Micro Edition menggunakan NetBeans IDE. Aplikasi yang akan dibuat hanyalah aplikasi Hello World berbasiskan MIDP.

Peralatan yang diperlukan dalam artikel ini adalah :

  • Java Wireless Toolkit 2.5.2
  • NetBeans IDE 7.0.1
  • Java Development Kit 7.0

Membuat Project

Untuk membuat project Java Mobile pastikan bahwa yang fitur Java Mobile telah terinstall di NetBeans IDE Anda. Jika Anda hanya mengunduh NetBeans yang versi Java SE, maka fitur untuk Java ME tidak akan ada. Jadi Anda harus mengunduh NetBeans yang versi Full.

Belajar Java Micro Edition Menggunakan NetBeans IDE | StripBandunk.

Menyimpan Data dalam JTable ke Berkas Microsoft Excel | StripBandunk


Pada artikel kali ini, saya akan menjelaskan tutorial cara menyimpan data yang terdapat pada JTable (Java Swing) ke dalam berkas Microsoft Excel. Hal ini dapat mempermudah kita, saat akan menyimpan data yang ada dalam JTable, atau saat data yang ada dalam JTable dibutuhkan dalam benduk dokumen (misal Excel).

Untuk membantu mempermudah proses konversi ke berkas Microsoft Excel, saya menggunakan Apache POI. Apache POI merupakan framework yang dapat kita gunakan untuk menyimpan data dalam bentuk berkas-berkas Microsoft Office (Word, Excel, Power Point dan lain-lain).

Menyimpan Data dalam JTable ke Berkas Microsoft Excel | StripBandunk.

Kenapa Jangan Melakukan Proses Validasi Input JTextField Menggunakan KeyListener


Java Programming

Java Programming

Peralatan yang diperlukan :

  1. Java Development Kit 1.6
  2. Integrated Development Environtment (NetBeans, Eclipse, dll)

Jika teman-temen lihat postin ini dan ini, disana saya melakukan proses validasi menggunakan PlainDocument yang dimanipulasi saat proses insertString. Tapi ada temen saya yang meyarankan menggunakan KeyListener, katanya lebih gampang πŸ˜€

Tapi ternyata menggunakan KeyListener gak jalan di LinuxMint yang saya gunakan dan bisa di break menggunakan Copy Paste πŸ˜€ Mari kita bahas… Baca lebih lanjut

Agar Input JTextField Otomatis Menjadi Huruf KAPITAL


Java Programming

Java Programming

Peralatan yang diperlukan :

  1. Java Development Kit 1.6
  2. Integrated Development Environtment (NetBeans, Eclipse, dll)

Pada artikel sebelumnya, saya membuat agar input jtextfield hanya angka saja, namun ada yang bilang kalo huruf kapital aja bisa gak? bisa aja, tinggal diganti regex [0-9]* menjadi [A-Z]*, tapi yang jadi masalah, kalo seperti itu, ketika seseorang mengetikkan huruf ‘a’, maka gak akan diterima, harus ‘A’. So, lebih baik ketika user memasukkan huruf ‘a’, alangkah baiknya diubah menjadi ‘A’ secara otomatis πŸ˜€ Baca lebih lanjut

Melakukan Validasi Agar Inputan Harus Angka di Java


Java Programming

Java Programming

Peralatan yang diperlukan :

  1. Java Development Kit 1. 6
  2. Integrated Development Environtment (NetBeans, Eclipse, dll)

Validasi adalah sesuatu hal yang sangat penting, khususnya ketika kita akan membuat sebuah inputan form, misal untuk kode barang yang harus angka, maka kita pasti harus memvalidasinya, takut-takut ada user yang bandel memasukkan data huruf πŸ˜€ Atau bisa juga untuk inputan harga, kita juga haru melakukan validasi agar data yang dimasukkan adalah angka, bukan huruf. Baca lebih lanjut

Menampilkan Gambar Bendera dalam JTable di Java Swing


pada tulisan kali ini saya akan membahas tentang cara menampilkan gambar bendera dalam jtable. jtable memang salah satu komponen yang sangat komplek dalam swing, tapi saya sangat menyukainya karena mudah untuk dikostumasi πŸ˜€ dan contohnya pada tulisan ini saya akan mengkostumasi tampilan jtable, agar dapat menampilkan gambar bendera πŸ˜€

pertama, buatlah sebuah project java application.

kedua, buatlah kelas benbera, disini saya menamakannya dengan kelas flag, dimana kelas flag ini akan digunakan sebagai kelas yang merepresentasikan bendera, didalamnya terdapat nama negara bendera tersebut, dan gambar benderanya menggunakan imageicon.

ketiga, setelah membuat kelas flag, saatnya memasukkan gambar bendera yang akan ditampilkan ke jtable. sebenarnya tidak harus gambar, anda dapat menggunakan gambar apa saja. dan untuk memudahkan load gambarnya, buatlah utilities untuk melakukan load gambar dengan mudah.

keempat, setelah selesai membuat bendera, dan gambar bendera sudah ada, saatnye membuat form untuk menampilkan jtable.

kelima, saatnya mengisi data dalam jtable. disini saya menggunakan data sedernaha, yaitu hanya data nama dan bendera, untuk data jtable ini anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan anda, sehingga tidak harus sama dengan yang saya buat.

terakhir, saatnya mengubah tampilan kelas flag menjadi gambar bendera. caranya adalah dengan membuat tablecellrender sendiri. untuk memudahkan membuat tablecellrender, anda dapat membuat turunan defaulttablecellrender, sehingga pembuatan tablecellrender akan sangat mudah seperti yang terlihat dalam video dibawah ini.

menarik bukan? dibandingkan hanya dampilan teks saja?

silahkan download sourcecodenya disini :

http://swing-usu.googlecode.com/files/flag-in-table.zip

Logging dalam Java, Apa dan Kenapa?


Logging? Penebangan? Haha, bukan itu maksudnya πŸ˜€

Logging yang dimaksud disini adalah cara yang sistematis dan terkendali untuk merepresentasikan keadaan tahapan-tahapan aplikasi pada saat aplikasi tersebut berjalan. Hmmm…. maksudnya? πŸ˜€

Sederhananya seperti ini, biasanya saat kita ingin mendeteksi apa yang terjadi dalam program, biasanya kita menampilkan tulisan pada console dengan perintah :

System.out.println(“isi informasi”);

misal, kita membuat program penjualan, biasanya agar kita mengetahui apa yang terjadi dalam program kita menyelipkan informasi logging seperti :

“membuat barang baru”
“barang baru berhasil dibuat”
“mengambil data barang dari database”

dan sebagainya, sesuai dengan yang kebutuhan kita πŸ˜€ Hal inilah yang dinamakan logging, artinya logging ini cara yang biasa kita gunakan untuk merepresentasikan keadaan tahapan-tahapan aplikasi yang sedang berjalan, tujuan dilakukan proses logging ini tentunya agar kita tau apa yang terjadi dalam program, sehingga jika ada kesalahan dalam program kita bisa mengetahuinya πŸ˜€

Kenapa Perlu Teknologi Lain?

kalo kita bisa menggunakan logging menggunakan perintah System.out.println(), kenapa kita perlu teknologi yang lainnya?

hal ini dikarenakan target untuk System.out.println() adalah console, artinya jika kita membuat program yang berbasiskan antarmuka, maka hasil dari System.out.println() tidak akan terlihat πŸ˜€ Hal ini karena memang kita tidak menggunakan console πŸ˜€

hal ini bisa kita akali dengan cara menggunakan Java IO, sehingga kita tidak menggunakan System.out.println() lagi, melainkan menggunakan Java IO, tapi itu artinya kita harus membuat proses logging yang baru lagi 😦

atau jika kita ingin seluruh proses logging ditampilkan dalam database, maka artinya kita harus menggunakan JDBC, dan artinya lagi-lagi kita harus buat proses logging dari awal lagi 😦

hal ini membuat proses logging secara manual seperti ini sangat melelahkan…. oleh karena itu kita perlu teknologi lain untuk proses logging, namanya Java Logging!

Java Logging

java logging merupakan teknologi logging yang secara default ada dalam jdk, sehingga tidak perlu menginstall plugin atau framework apapun untuk menggunakannya. seluruh class-class java logging terdapat pada paket java.util.logging.*

secara sederhana, java logging dapat digambarkan sebagai jembatan penghubung antara aplikasi dan target lokasi logging, artinya hanya dengan menggunakan java logging, kita dapat dengan mudah mengubah target loggingnya, misal kita ingin menjadikan console sebagai target loggingnya, artinya seluruh trace logging akan ditampilkan dalam console. atau kita ingin target loggingnya ke file, maka seluruh trace logging akan disimpan dalam file. selain itu kita juga dapat menggunakan target target yang berbeda secara bersamaan menggunakan java logging.

Java Logging

Java Logging

dengan fasilitas java logging yang seperti itu, maka proses logging akan sangat menyenangkan πŸ˜€ tidak lagi membosankan dan tidak akan memakan waktu lama πŸ˜€

Ingat! Tuliskan Seluruh Informasi Yang Diperlukan Pada Saat Membuat Logging, Agar Kita Tahu Apa Yang Sedang Terjadi Dengan Aplikasi Kita

Praktek!

misal saja kita membuat program yang sederhana, yaitu melakukan perulangan 0 sampai 9 πŸ˜€

package khannedy.standard.logging;

import java.util.logging.Logger;

public class SimpleLogging {

	public static void main(String[] args) {
		Logger logger = Logger.getLogger("Eko Keren :D");
		logger.info("aplikasi berjalan");

		logger.info("melakukan perulangan");
		for (int i = 0; i < 10; i++) {
			logger.info("nilai i sekarang " + i);
		}
		logger.info("perulangan selesai");

		logger.info("aplikasi selesai");
	}

}

untuk membuat logger, caranya kita menggunakan kelas java.util.logging.Logger dengan menggunakan static class getLogger(“nama logger”). Dan untuk menampilkan informasi kita bisa menggunakan metode info(“informasi”), atau untuk menampilkan warning kita bisa menggunakan metode warning(“warning”) dan yang lainnya.

jika dijalankan, maka hasil programnya adalah :

May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: aplikasi berjalan
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: melakukan perulangan
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 0
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 1
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 2
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 3
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 4
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 5
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 6
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 7
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 8
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: nilai i sekarang 9
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: perulangan selesai
May 12, 2010 11:34:41 PM khannedy.standard.logging.SimpleLogging main
INFO: aplikasi selesai

secara default target lokasinya adalah console, tapi anda bisa merubahnya dengan cara mengubah Handler-nya :

package khannedy.standard.logging;

import java.util.logging.FileHandler;
import java.util.logging.Handler;
import java.util.logging.Logger;

public class SimpleLogging {

	public static void main(String[] args) throws Exception {
		Logger logger = Logger.getLogger("Eko Keren :D");

		Handler handler = new FileHandler("file-log.log");
		logger.addHandler(handler);

		logger.info("aplikasi berjalan");

		logger.info("melakukan perulangan");
		for (int i = 0; i < 10; i++) {
			logger.info("nilai i sekarang " + i);
		}
		logger.info("perulangan selesai");

		logger.info("aplikasi selesai");
	}

}

dimana java logging support beberapa handler, yaitu :

  1. java.util.logging.FileHandler, ini menulis logging ke file
  2. java.util.logging.ConsoleHandler, ini menulis logging ke console
  3. java.util.logging.StreamHandler, ini menulis logging ke stream
  4. java.util.logging.MemoryHandler, ini menulis logging ke memory
  5. java.util.logging.SocketHandler, ini menulis logging ke jaringan socket menggunakan protokol TCP/IP.

bagaimana kalo kita ingin logging nya disimpan ke database?

kita bisa membuat class logging sendiri, dengan cara membuat class turunan baru dari class java.util.logging.Handler

πŸ˜€