Membuat Aplikasi SMS Gateway di Android


Tau gak kalo ngirim sms pake Android itu gampang banget, yup beneran gampang banget, cukup pake kode seperti ini nih :

Simple kan?

Sekarang tinggal gimana kita aja mau eksplorasinya. Salah satunya yang mau saya eksplore adalah; Membuat Aplikasi SMS Gateway di Android. Dengan aplikasi yang akan saya buat ini, kita bisa manfaatkan aplikasi ini sebagai SMS gateway, jadi jika kita bikin aplikasi web, desktop ataupun yg lainnya, kita bisa kirim sms lewat aplikasi ini.

Oke kita mulai aja Baca lebih lanjut

Error Ketika Menjalankan VCD di Ubuntu


Ubuntu

Ubuntu

Entah kenapa saya tidak bisa menjalankan VCD di Ubuntu, baik itu di laptop saya maupun di PC. Selain itu tidak bisa di copy lagi file VCD nya 😦 Tapi tenang, sekarang sudah ada solusinya, caranya adalah dengan menggunakan vcdxrip, perangkat lunak ini dapat digunakan untuk melakukan proses riping file VCD ke MPEG, dengan begitu dapat langsung dijalankan 😀

Pertama install dulu VCDXRIP nya, caranya

 sudo apt-get install vcdimager

Setelah itu masukkan VCD nya, lalu ketikkan perintah

vcdxrip

Tunggu sampai proses ripping selesai. Selamat mencoba 😀

Menampilkan JCheckBox di JTable


Java Programming

Java Programming

Peralatan yang diperlukan :

  1. Java Development Kit 1.6

Biasanya jika kita akan menghapus sebuah baris di JTable, kita menseleksinya lalu tekan delete atau klik tombol hapus, tapi bagaimana jika kita akan menghapus beberapa baris? Dan barisnya itu terpisah-pisah? Hmm, salah satunya adalah dengan memberi kolom Hapus, jika bernilai TRUE, maka baris tersebut akan dihapus 😀 Dan supaya lebih bermakna kita ubah tampilan kolom hapusnya itu dengan JCheckBox, daripada menggunakan tulisan true atau false 😀 Baca lebih lanjut

Menampilkan Tulisan pada Output NetBeans Platform


NetBeans Platform 6.9

NetBeans Platform 6.9

Peralatan yang digunakan :

  1. Java Development Kit 1.6
  2. NetBeans Platform 6.9

Biasanya saat kita melakukan proses running aplikasi berbasis Console, maka NetBeans IDE akan menampilkannya dalam Output Windows yang berapa pada bagian bawah Form. Lantas bagaimana jika kita akan membangun aplikasi berbasis NetBeans Platform dan ingin trace atau log pada Output Windows tersebut? Baca lebih lanjut

Project Hello World Google Web Toolkit Menggunakan Eclipse


artikel sebelumnya saya membahas tentang cara membuat project hello world google web toolkit tanpa menggunakan integrated development environment. dan pada artikel sekarang ini, saya akan membahas cara menggunakan eclipse ide sebagai ide untuk membangun aplikasi google web toolkit.

sebelumnya pastikan eclipse ide sudah terinstall plugin google, jika belum silahkan install menggunakan google plugin yang bisa anda lihat cara menginstallnya disini :

http://code.google.com/intl/id/webtoolkit/usingeclipse.html

setelah eclipse terinstall plugin google, saatnya membuat project google web tookit.

saya membuat project gwt menggunakan terminal, hal ini dikarenakan jika anda membuatnya menggunakan eclipse, maka project gwt yang dibuat tidak langsung terintegrasi dengan ant. sehingga supaya bisa langsung terintegrasi dengan ant, anda perlu membuat project gwt lewat terminal.

setelah membuat project lewat terminal, sekarang import projectnya ke dalam eclipse, sehingga kita dapat melakukan manipulasi isi project tersebut menggunakan eclipse, caranya :

setelah selesai project ada dalam eclipse, saatnya menjalankan project gwt yang telah dibuat. caranya sangat mudah.

mudah bukan? 😀

Project Pertama Google Web Toolkit 2 Tanpa Integrated Development Environment


Kemarin waktu JAMU-1 (Java Meetup) JUG-Bandung yang berisikan GWT (Google Web Toolkit) ternyata banyak yang minta untuk JAMU-2 dibahas lagi tentang GWT, khususnya teknikalnya, soalnya kemarin waktu JAMU-1 memang tidak banyak masuk ke teknikalnya alias codingnya, hanya mengenalkan apa itu GWT dan kenapa GWT.

Pada tutorial ini saya akan bahas tentang bagaimana membuat project pertama GWT versi 2 tanpa IDE (Integrated Development Environment) seperti Eclipse IDE, ataupun NetBeans IDE, artinya murti menggunakan terminal 😀

Hoho, solit dunk?

Enggak juga 😀

Instalasi Apache Ant

Untuk menggunakan GWT tanpa IDE, kita memerlukan Apache Ant sebagai Build Toolnya, kenapa perlu? Karena dengan menggunakan Apache Ant, proses build aplikasi berbasis GWT akan lebih mudah dibandingkan kita harus melakukan kompilasi secara manual satu persatu kelas yang ada dalam aplikasi yang sedang dibangun 🙂

Pertama download Apache Ant nya di :

http://ant.apache.org/

Pastikan anda mengerti setting classpath pada sistem operasi yang anda buat, karena mengetahui cara setting classpath adalah hal yang wajib untuk Java Developer 😀 . Setelah setting classpath, sekarang anda bisa melakukan akses program ant lewat terminal dengan mengetikkan :

ant -version

Dan Apache Ant akan menampilkan versi yang terinstall, misal pada sistem operasi saya hasilnya :

Apache Ant version 1.8.0 compiled on February 1 2010

Selesai, lanjutkan ke proses selanjutnya…

Instalasi Google Web Toolkit

Setelah instalasi Apache Ant selesai, saatnya instalasi Google Web Toolkit. Apaan tuh Google Web Toolkit? Cape deh…. (ngapain ngikutin tutorial ini kalo gak ngerti GWT, liat disini dulu -> http://code.google.com/intl/id/webtoolkit/)

Pertama download dulu GWT nya disini :

http://code.google.com/intl/id/webtoolkit/download.html

Setelah itu tahapannya sama seperti instalasi Apache Ant, yaitu setting classpath agar GWT bisa langsung dieksekusi dari terminal. Untuk mengecek apakah GWT sudah terinstall, ketikkan :

webAppCreator

pada terminal, maka hasilnya akan seperti ini :

Missing required argument 'moduleName'
Google Web Toolkit 2.0.3
WebAppCreator [-overwrite] [-ignore] [-out dir] [-junit pathToJUnitJar] moduleName
where
-overwrite  Overwrite any existing files
-ignore     Ignore any existing files; do not overwrite
-out        The directory to write output files into (defaults to current)
-junit      Specifies the path to your junit.jar (optional)
and
moduleName  The name of the module to create (e.g. com.example.myapp.MyApp)
Missing required argument 'moduleName'Google Web Toolkit 2.0.3WebAppCreator [-overwrite] [-ignore] [-out dir] [-junit pathToJUnitJar] moduleName
where   -overwrite  Overwrite any existing files  -ignore     Ignore any existing files; do not overwrite  -out        The directory to write output files into (defaults to current)  -junit      Specifies the path to your junit.jar (optional)and   moduleName  The name of the module to create (e.g. com.example.myapp.MyApp)

Tergantung versi GWT yang terinstall 😀

Membuat Project

Sekarang saatnya kita membaut project, untuk membuat project GWT, caranya gumakan perintah berikut :

webAppCreator   -out   HelloGWT   khannedy.gwt.HelloGWT

Dimana -out HelloGWT artinya kita akan membuat project pada folder HelloGWT, lokasi folder bisa relative seperti diatas, atau absolut seperti /home/echo/Desktop/HelloGWT/ atau C:/Proyek/HelloGWT/

Dan khannedy.gwt.HelloGWT merupakan nama kelas yang akan dijadikan sebagai kelas aplikasi dalam GWT

Hasil trace nya adalah seperti dibawah ini :

Not creating tests because -junit argument was not specified.

Created directory HelloGWT/src
Created directory HelloGWT/war
Created directory HelloGWT/war/WEB-INF
Created directory HelloGWT/war/WEB-INF/lib
Created directory HelloGWT/src/khannedy/gwt
Created directory HelloGWT/src/khannedy/gwt/client
Created directory HelloGWT/src/khannedy/gwt/server
Created directory HelloGWT/src/khannedy/gwt/shared
Created directory HelloGWT/test/khannedy/gwt
Created directory HelloGWT/test/khannedy/gwt/client
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/HelloGWT.gwt.xml
Created file HelloGWT/war/HelloGWT.html
Created file HelloGWT/war/HelloGWT.css
Created file HelloGWT/war/WEB-INF/web.xml
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/client/HelloGWT.java
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/client/GreetingService.java
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/client/GreetingServiceAsync.java
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/server/GreetingServiceImpl.java
Created file HelloGWT/src/khannedy/gwt/shared/FieldVerifier.java
Created file HelloGWT/build.xml
Created file HelloGWT/README.txt
Created file HelloGWT/.project
Created file HelloGWT/.classpath
Created file HelloGWT/HelloGWT.launch
Created file HelloGWT/war/WEB-INF/lib/gwt-servlet.jar

Setelah itu masuk ke folder  HelloGWT, tergantung folder yang dibuat dengan cara menggunakan perintah :

cd HelloGWT

sekarang project GWT sederhana sudah selesai 😀

Kok? Hehehe, emang sudah selesai kok 😀

Menjalankan Aplikasi

Untuk menjalankan aplikasi, kita hanya perlu menggunakan perintah :

ant devmode

tunggu sampai form aplikasi GWT Development Mode :

GWT Development Mode

GWT Development Mode

Setelah itu klik tombol Launch Default Browser, maka browser akan membuka aplikasi GWT yang tadi kita buat :

Web Application Starter Project 1

Web Application Starter Project 1

Jika di klik tombol Send nya :

Web Application Starter Project 2

Web Application Starter Project 2

Mudah kan? tapi ingat, ini adalah Development Mode, artinya bukan Production Mode. Jadi kalo aplikasi kita sudah jadi, bukan seperti ini cara menjalankannya 😀

Production Mode

Anggap saja kita sudah membuat aplikasi dan siap untuk dipublikasi alias diproduksi (production mode), maka tahapan sebelumnya bukanlah cara menjalankan aplikasinya.

Hasil dari GWT adalah WAR (Web Archive), dimana WAR dapat dideploy di server-server java seperti Apache Tomcat, Glassfish dan server Java yang lainnya, dan untuk membuat aplikasi GWT kita agar menjadi WAR, caranya mudah tinggal gumakan perintah :

ant war

maka sekarang akan terbuat file WAR dalam folder project yang tadi dibuat, dalam kasus ini file WAR yang ada pada project saya adalah HelloGWT.war 😀

Mudah kan?

Tanda IDE lagi 😀

FDM, download manager terbaik versi gw


SliderBall hmm, tiap orang pasti punya downlaod manager masing2,

dan sama kaya gw 😀

gw juga punya download manager terbaik versi gw 😀

namanya FDM (Free DOwnload Manager), nah sekarang gw mo bahas kenapa ini bisa jadi download manager terbaik versi gw 😀

Baca lebih lanjut