Ada Hal Baru Apa di Java Persistence API 2?


Tahu Java Persistece API kan? “

Bagi yang pernah mendalami dunia Java Enterprise Edition tentu tahu dengan Java Persistece API, atau lebih singkatnya dipanggil JPA

Baru beberapa bulan saja Java Enterprise Edition 6 Release, dan ternyata JPA pun sekarang sudah versi 2. Sebelumnya di Java Enterprise Edition 5, JPA adalah JPA 1, dan di Java Enteprrise Edition 4, JPA itu gabung dengan EJB.

To The Point Aja!

“Ada hal baru apa sih di JPA 2?”

BANYAK SEKALI!!!

Yang paling menarik adalah Collection Mapping, Criteria API dan Caching. Mari kita bahas satu-satu 😀

Collection Mapping

Pada versi 1, JPA tidak mendukung fitur collection mapping, apalagi kalo collection-nya adalah single field, seperti Integer, String dan sebagainya. Walaupun bisa, namun hanya Collection of Entity, dan itu juga harus ada relasi One-to-Many atau Many-to-Many.

Namun pada versi 2 saat ini, sekarang JPA sudah support Collection Mapping, baik itu menggunakan List, Set, ataupun menggunakan Map. Jadi biasanya pada versi 1 saya terbiasa menggunakan fitur Hibernate Framework untuk Collection Mapping, namun sejak versi 2, saya tidak perlu lagi menggunakan fitur Hibernate Framework. Jadi kita dapat dengan mudah menjalankan project JPA 2 di manapun, mau itu di Glassfish, JBoss ataupun Geronimo.

Criteria API

Jika anda pengguna Hibernate Framework pasti sudah familiar dengan yang namanya Criteria. Dan sekarang di JPA versi 2, kita juga sudah dapat menggunakan Criteria untuk melakukan Query. 

Apa itu Criteria API?”

Sederhana saja: biasanya jika kita akan melakukan query kita menggunakan JPQL (Java Persistece Query Language), seperti :

select a from Employee a where a.name like %eko

Artinya, kita tetap harus melakukan coding SQL untuk melakukan Query. Dan sejak versi 2 ini, kita tidak perlu membuat JPQL itu. Kita dapat dengan mudah menggunakan Criteria API untuk melakukan proses Query. Hal ini sangat berguna saat kita akan membuat Query yang dinamis.

Caching

Sebenarnya setiap JPA Implementation sudah memiliki Caching sejak JPA versi 1, baik itu EclipseLink, TopLink, Hibernate, semuanya sudah memiliki mekanisme Caching sendiri-sendiri. Lantas kenapa sekarang JPA versi 2 ada caching nya? Tentu harus, karena dengan JPA 2 mendukung Caching, itu artinya sekarang proses Caching untuk semua implementasi akan terstandarisasi.

Caching sangat berguna untuk optimisasi proses Query, dengan Caching, bahkan bisa saja kita melakukan Query ke database, namun sebenarnya kita tidak menyentuh sedikitpun ke database. Dan hal ini dapat membuat proses query menjadi lebih cepatCaching itu merupakan proses duplikasi data dari database ke memori, yang notabenenya proses hit ke database itu adalah mahal dibandingkan hit ke memori. Mahal dari segi Disk-IO sampai mahal dari segi Kecepatan

Kesimpulan

Itu hanya beberapa fitur yang baru, sebenarnya banyak sekali fitur baru di JPA, jadi kesimpulannya SAATNYA KITA BERALIH KE JPA VERSI 2

Iklan

5 pemikiran pada “Ada Hal Baru Apa di Java Persistence API 2?

  1. Apik tenan co, header blog kamu..
    Seandainya aku di dalam kubur di tanya kayak gitu, sama malaikat, entah deh, aku bisa jawab ga..
    Nikmat Tuhan yang Manakah yang Telang Kamu dustakan.
    Wah..
    Bener2 banyak kali. Sesungguhnya kebanyakan manusia tidak pandai bersyukur.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s