Andai Al-Qurโ€™an Dapatย Bicaraโ€ฆ


Baru saja dapet SMS, tapi entah dari siapa, mungkin teman, cuma nomor nya gak ada di contact, isinya kayak gini :

Andai Al-Qur’an bisa bicara, ia akan berkata, “Waktu kau masih anak-anak, kau bagai teman sejatiku, dengan wudhu kan sentuh aku, dalam keadaan suci kau pegang aku, kau baca dengan lirih dan keras. Sekarang kau telah dewasa, tampaknya kau sudah tidak berminat lagi padaku. Apakah aku bacaan usang? Yang tinggal sejarah? Sekarang kau simpan aku dengan rapi, kau biarkan aku sendiri. Aku menjadi kusam dalam lemari, berlapis debu, dimakan kutu. Ku mohon peganglah aku lagi, bacalah aku setiap hari, karena aku akan menjadi penerangmu dalam KUBURMU!!!

๐Ÿ˜€

“Ajaran-ajaran itu adalah susu dari puting jiwa. Ajaran-ajaran itu tidak akan mengalir deras tanpa engkau isap.”, Jallaludin Rumi.

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8


Controller? Maksud Controller disini bukan Controller di MVC (Model View Controller), melainkan sebutan untuk Data Access Objek. Jika anda belum tau apa itu Data Access Object, anda bisa melihat tutorialnya dulu disini :

Jika dalam project kita terdapat 50 kelas Entitas, itu artinya kita harus membuat 50 buat DAO atau disini kita sebut saja Controller :D. Dan untuk membuat 50 Controller itu bukan kerjaan yang sedikit ๐Ÿ˜ฆ , ini bisa membuat waktu kita tidak efektif. Lantas bagaimana caranya agar kita dapat membuat Controller secara otomatis?

Nah! Artikel ini dibuat untuk menjawab pertanyaan tersebut ๐Ÿ˜€

Project yang Digunakan

Untuk membuat Controller, yang wajid ada adalah Entity Class JPA, jadi jika dalam project kita sudah terdapat Entity Class untuk JPA, itu artinya kita dapat membuat Controller otomatis menggunakan NetBeans.

Membuat Controller

Untuk membuat controller otomatis, caranya sangat mudah. Tahap pertama adalah membuat file seperti biasa, caranya lewat menu File -> New File. Setelah itu pada bagian Categories, pilih bagian Persistence dan pada bagian File Types, pilih JPA Controller Classes from Entity Classes :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next. Setelah itu pilih kelas Entity yang akan dibuatkan Controller nya. NetBeans akan secara otomatis mendeteksi kelas-kelas yang termasuk Entity Class, misal saya buat Controller untuk semua entity class :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next. Lalu setelah itu pilih lokasi package tempat akan dibuatnya kelas-kelas Controller :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Finish. Dan selesai ๐Ÿ˜€ sekarang kita sudah memiliki kelas-kelas Controller untuk semua kelas yang tadi kita pilih untuk dibuatkan Controllernya :

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Class Controller JPA dari Entity Class Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

“Taman kalbu berair dan segar, dengan bunga melati, mawar dan pohon cemara. Kata-kataku membawa aroma mereka. Ikuti aroma itu ke Taman Firdaus”, Jallaludin Rumi.

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8


Mau melakukan migrasi dari pure JDBC ke JPA?

Mungkin suatu saat kita akan melakukan migrasi dari aplikasi yang menggunakan JDBC ke JPA, namun yang menjadi permasalahan adalah, tabel-tabel sudah ada di database, dan tidak mungkin membuat ulang tabel-tablenya. Kalaupun mau, paling kita harus membuat entity-entity class nya secara manual, dan mapping nya harus sama dengan tabel yang ada di database. No problem selama banyak tabelnya dibawah 20 :D, tapi bagaiman jika total tabel nya ada 50? ๐Ÿ˜ฆ #capekkayaknya

Jika kita menggunakan NetBeans IDE, ini bukan masalah ๐Ÿ˜€ Kenapa? Karena NetBeans punya fitur otomatis pembuat class entity dari tabel yang ada di database, jadi kita tidak perlu membuatnya secara manual ๐Ÿ˜€ Keren kan!

Bagaimana caranya? Gampang Kok ๐Ÿ˜€

Membuat Project Baru

Untuk membuat project baru di NetBeans caranya cukup mudah, tingal lewat menu File -> New Project, maka tinggal kita pilih mau membuat project apa ๐Ÿ˜€

Saya anggap anda telah membuat sebuah project baru, atau sebenarnya project yang lama pun tidak mengapa ๐Ÿ˜€

Membuat Entity Class Otomatis

Untuk membuat class-class entity secara otomatis, caranya lewat menu File -> New File , atau Ctrl + N. Setelah itu akan muncul dialog, dan pada bagian Categories, pilih Persistence dan pada bagian File Types, pilih Entity Classes from Database :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next untuk melanjutkan, maka akan keluar dialog untuk Database Table, pilihlah koneksi yang akan digunakan pada bagian Database Connection, jika belum tersedia silahkan membuat dulu koneksinya :

Tambahkan tabel-tabel yang sekiranya akan dibuatkan sebuah entity class, misal saya tambahkan semua tabelnya :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next, dan sekarang saatnya di mapping dengan entity class. Ubahlah bagian Class Name dengan nama kelas yang kita inginkan :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

dan jika terdapat warning “The project does not have persistence unit…“, maka klik tombol Create Persistence Unit :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Beri nama persistence unitnya lalu klik tombol Create untuk membuat persistence unit tersebut. Dan sekarang tidak ada warning lagi ๐Ÿ˜€ :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Next dan sekarang kita harus melakukan konfigurasi relasi antar entitas. Ubah Assosiation Fetch dan Collection Type sesuai dengan yang kita inginkan, misal saya menggunakan fetch dan java.util.List :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu klik tombol Finish, dan tunggu sampai selesai :

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Sekarang semua Tabel sudah menjadi Entity Class,

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

Membuat Entity Class JPA dari Database Secara Otomatis Menggunakan NetBeans IDE 6.8

mudah bukan, bahkan kita tidak perlu coding sedikitpun ๐Ÿ˜€

“Jangan membeli rumah di lingkungan keputusasaan. Harapan masih ada. Jangan pergi menuju kegelapan. Ada cahaya.”, Jallaludi Rumi.

Sudah Benarkahย Shalatku?


Kemarin sewaktu ke Toko Buku Gramedia, saya berniat membeli buku Al-Hikam, tapi di bagian depan Gramedia itu terpajang buku Sudah Benarkah Shalatku? karya Aam Amiruddin. Ketika dilihat-liat dalamnya ternyata menarik, walaupun setiap muslim pasti shalat dari sejak balig, tapi belum tentu shalatnya benar dan sempurna.

Sudah Benarkah Shalatku?

Sudah Benarkah Shalatku?

Sebenarnya saat dituliskan artikel ini, belum selesai membaca buku itu, baru sampai bab Mandi, dimana sebelumnya dibahas tentang Whudu dan Tayamum. Tapi ternyata baru 3 bab saja yang saya baca, ow.. ternyata banyak sekali kesalahan yang saya perbuat dalam pelaksanaan shalat. Berarti sudah mau 20 tahun shalat saya gak benar dan sempurna ๐Ÿ˜ฆ

Buku ini sangat saya anjurkan untuk dibaca! kenapa? Karena memang shalat harus benar dan sempurna. Saya kutip tulisan pada buku ini :

Keputusan Allah Swt. menyampaikan perintah shalat tanpa perantara menunjukan keistimewaan ibadah ini. Perhatikan keterangan berikut, “… dan dirikanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah perbuatan-perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar keutamaannya dari pada ibadah-ibadah yang lain. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S Ak Ankabuut [29] : 45). Rasullullah Saw. bersabda, “Pokok segala sesuatu adalah Islam, tiangnya adalah shalat, dan puncaknya adalah jihad di jalan Allah.” (H.R. Muslim). “Jarak antara seseorang dan kekafirannya adalah meninggalkan shalat.” (H.R. Muslim)

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyuk, dari nafsu yang tidak pernah puas, dan dari doa yang tidak terkabul”

“Ya Allah, aku memohn curahan cinta-Mu dan kecintaan orang-orang yang mencintai-Mu. Ya Allah, jadikanlah kecintaan-ku kepada-Mu melebihi kecintaanku kepada diriku sendiri dan pada keluargaku”

“Amin yaa rabbal ย `alamiin”

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8


Sudah dari dulu NetBeans mendukung fitur JPA, dan sejak versi 6.8 sekarang ini, NetBeans telah mendukung penuh JPA 2 dan JEE6. Dan sekarang kita akan belajar membuat aplikasi CRUD menggunakan JPA 2 dibantu oleh NetBeans IDE

Membuat Database

JPA tidak tergantung dengan database, apapun databasenya, anda tetap bisa mempraktekan tutorial ini. Disini saya menggunakan database MySQL. Jadi sebelum membuat aplikasi, kita buat dulu databasenya. Untuk membuat database di MySQL caranya cukup sederhana, tinggal gunakan perintah :

create database crud;

Artinya sekarang saya sudah membuat database dengan nama crud.

Membuat Project

Karena kita akan membuat aplikasi Desktop, jadi kita buat sebuah project Java Application di NetBeans, caranya lewat menu : File -> New Project, lalu pada bagian Categories pilih Java dan bagian Project pilih Java Application. Setelah itu beri nama projectnya, dan jangan lupa untuk otomatis membuat Main Class seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Membuat Persistence Unit

Sebelum membuat aplikasi, pertama kita harus membuat Persistence Unit. Caranya pilih File -> New File, lalu pada bagian Categories pilih Persistence dan pada bagian File Types pilih Persistence Unit. Berinama persistence unitnya, dan pilih Persistence Librarynya menjadi Eclipse Link (JPA2), JANGAN PILIH HIBERNATE, karena library hibernate yang ada di NetBeans 6.8 hanya mendukung JPA1 :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Pada bagian Database Connection, klik comboboxnya lalu pilih Create New Database Connection untuk membuat koneksi baru. Koneksi yang akan dibuat adalah koneksi ke database yang sebelumnya kita buat :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Setelah selesai, maka sekarang pada project akan ada file persistence.xml pada package META-INF. Artinya kita berhasil membuat Persistence Unit.

Membuat Entity

Berbeda jika menggunakan JDBC, sebuah tabel pada JPA bernama Entitas, jadi Entitas adalah sebuah Tabel. Dan itu merupakan class Java Beans, yaitu class yang hanya berisikan Getter dan Setter saja.

Perlu diingat bahwa sebuah class Entity harus memiliki Primary Key, jika class Entity tidak memiliki Primary Key, maka akan terjadi Error.

Untuk membuat sebuah class Entity caranya lewat menu File -> New File. Lalu pada bagian Categories pilih Persistence dan pada bagian File Types pilih Entity Class. Kali ini saya membuat sebuah entitas Mahasiswa dan untuk primary key-nya saya gunakan String :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Setelah itu buat propertynya beserta getter dan setternya, sehingga class Entity nya seperti terlihat pada code dibawah ini :

package khannedy.crudjpa;

import java.io.Serializable;
import javax.persistence.Column;
import javax.persistence.Entity;
import javax.persistence.GeneratedValue;
import javax.persistence.GenerationType;
import javax.persistence.Id;

@Entity
public class Mahasiswa implements Serializable {

    private static final long serialVersionUID = 1L;

    @Id
    @GeneratedValue(strategy = GenerationType.AUTO)
    @Column(name = "id_mahasiswa")
    private String id;

    @Column(name = "nama_mahasiswa", length = 45)
    private String nama;

    @Column(name = "alamat_mahasiswa", length = 500)
    private String alamat;

    public String getAlamat() {
	return alamat;
    }

    public void setAlamat(String alamat) {
	this.alamat = alamat;
    }

    public String getNama() {
	return nama;
    }

    public void setNama(String nama) {
	this.nama = nama;
    }

    public String getId() {
	return id;
    }

    public void setId(String id) {
	this.id = id;
    }

    @Override
    public int hashCode() {
	int hash = 0;
	hash += (id != null ? id.hashCode() : 0);
	return hash;
    }

    @Override
    public boolean equals(Object object) {
	// TODO: Warning - this method won't work in the case the id fields are not set
	if (!(object instanceof Mahasiswa)) {
	    return false;
	}
	Mahasiswa other = (Mahasiswa) object;
	if ((this.id == null && other.id != null) || (this.id != null && !this.id.equals(other.id))) {
	    return false;
	}
	return true;
    }

    @Override
    public String toString() {
	return "khannedy.crudjpa.Mahasiswa[id=" + id + "]";
    }
}

Sebuah class entity harus ditandai dengan annotation @Entity, dan untuk primary key-nya ditandai dengan @Id. Sedangkan untuk @Column itu tandanya bahwa property itu adalah sebuah column di tabel database. namun defaultnya walaupun tidak ditandai dengan @Column, setiap property pasti dijadikan column di tabel database.

Membuat Persistence Utilities

Setelah membuat class Entity, sekarang saatnya kita buat class PersistenceUtilities, class ini digunakan untuk membuat EntityManagerFactory, hal ini agar kita dapat memanggil EntityManagerFactory di class manapun dan kapanpun kita mau. Untuk membuat class caranya pilih File -> New File. lalu pada bagian Categories pilih Java dan pada bagian File Types pilihย Javaย Class. Berinama class itu dengan nama PersistenceUtilities atau terserah anda, setelah itu buat kode seperti yang terlihat dibawah ini :

package khannedy.crudjpa;

import javax.persistence.EntityManagerFactory;
import javax.persistence.Persistence;

public class PersistenceUtilities {

    private final static EntityManagerFactory entityManagerFactory;

    static {
	// membuat EntityManagerFactory
	// parameter harus sama dengan nama Persistence Unit
	// yang ada pada file persistence.xml
	entityManagerFactory = Persistence.createEntityManagerFactory("crud-jpaPU");
    }

    public static EntityManagerFactory getEntityManagerFactory() {
	return entityManagerFactory;
    }
}

Untuk membuat EntityManagerFactory, kita bisa menggunakan class Persistence dan metode createEntityManagerFactory, tapi perlu diingat bahwa parameter yang digunakan adalah nama Persistence Unit yang sebelumnya telah dibuat pada file persistence.xml.

Membuat Tampilan Antarmuka

Sekarang saatnya membaut tampilan antarmuka menggunakan Java Swing. Untuk membuat Form di NetBeans sangat mudah karena NetBeans mendukung pembuatan Antarmuka secara Visual. Pilih File -> New File, lalu pada bagian Categories pilih Swing GUI Form dan pada bagian File Types pilih JFrame Form. Sekarang kita bisa membuat tampilan antarmuka aplikasi secara visual :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Mudah sekali untuk membuat tampilan antarmuka, kita hanya cukup melakukan DRAG dan DROP komponen yang ada di pallete ke form yang ada pada Editor. Saya anggap anda sudah mengerti bagaimana cara membaut tampilan antarmuka mengugnakan NetBeans. Jadi sekarang silahkan anda buat tampilan antarmuka seperti pada gambar dibawah ini :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Agar saat pengkodean tidak membingungkan, jadi sekarang kita samakan persepsi dulu ๐Ÿ˜€ . Silahkan ubah nama-nama komponen seperti pada gambar dibawah ini :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Sepertinya tidak perlu dijelaskan, karena gambar sudah bisa merepresentasikan komponen yang mana yang bernama seperti itu ๐Ÿ˜€

Membuat Table Model Mahasiswa

Karena kita menggunakan sebuah Tabel pada tampilan antarmukanya, jadi mau tidak kamu kita buat sebuah TableModel agar lebih memudahkan saat menambah data ke Tabel dan mengambil data dari Tabel. Untuk membuat TableModelMahasiswa, caranya seperti membuat kelas biasa, tidak ada yang berbeda.

package khannedy.crudjpa;

import java.util.List;
import javax.swing.table.AbstractTableModel;

public class TableModelMahasiswa extends AbstractTableModel {

    private List list;

    // mengubah seluruh data
    public void setData(List list) {
	this.list = list;
	// memberi peringatan ke tabel bahwa data berubah
	fireTableDataChanged();
    }

    // menambah data mahasiswa
    public void add(Mahasiswa mahasiswa) {
	list.add(mahasiswa);
	// memberi peringatan ke tabel bahwa data bertambah
	fireTableRowsInserted(getRowCount() - 1, getRowCount() - 1);
    }

    // mengubah data mahasiswa
    public void edit(int index, Mahasiswa mahasiswa) {
	list.set(index, mahasiswa);
	// memberi peringatan ke tabel bahwa data berubah pada index ke-?
	fireTableRowsUpdated(index, index);
    }

    // menghapus data mahasiswa
    public void delete(int index) {
	list.remove(index);
	// memberi peringatan ke tabel bahwa data dihapus pada index ke-?
	fireTableRowsDeleted(index, index);
    }

    // mendapatkan mahasiswa pada baris ke-?
    public Mahasiswa get(int row) {
	return list.get(row);
    }

    // mendapatkan total baris
    public int getRowCount() {
	return list.size();
    }

    // mendapatkan total kolom
    public int getColumnCount() {
	return 3;
    }

    // mendapatkan nilai pada baris ke-? dan kolom ke-?
    public Object getValueAt(int rowIndex, int columnIndex) {
	switch (columnIndex) {
	    case 0:
		return list.get(rowIndex).getId();
	    case 1:
		return list.get(rowIndex).getNama();
	    case 2:
		return list.get(rowIndex).getAlamat();
	    default:
		return null;
	}
    }

    @Override
    // mendapatkan nama kolom pada index ke-?
    public String getColumnName(int column) {
	switch (column) {
	    case 0:
		return "Nim";
	    case 1:
		return "Nama";
	    case 2:
		return "Alamat";
	    default:
		return null;
	}
    }
}

Menambahkan Tabel Model ke Antarmuka

Setelah membuat TableModelMahasiswa jangan lupa untuk mengubah TableModel tabel Mahasiswa menjadi TableModelMahasiswa, caranya. Buka file Form yang tadi dibuat, setelah itu masuk ke bagian Source, lalu ubah konstruktornya yang sebelumnya seperti ini :

public class Form extends javax.swing.JFrame {

    /** Creates new form Form */
    public Form() {
        initComponents();
    }

menjadi seperti ini :

public class Form extends javax.swing.JFrame {

    private TableModelMahasiswa tableModelMahasiswa;

    /** Creates new form Form */
    public Form() {
	initComponents();

	tableModelMahasiswa = new TableModelMahasiswa();
	tabelMahasiswa.setModel(tableModelMahasiswa);
    }

Menambah Aksi Tombol

Sekarang saatnya menambahkan aksi-aksi untuk tombol TAMBAH, UBAH, SEGARKAN dan HAPUS. Untuk menambahkan aksi ke tombol caranya, klik kanan tombolnya lalu pilih Events -> Action -> actionPerformed. Setelah itu maka kita akan masuk ke kode. Untuk tombol tambah, berikan perintah seperti dibawah ini :

    private void tombolTambahActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
	// membuat entitymanager
	EntityManager manager = PersistenceUtilities.getEntityManagerFactory().createEntityManager();
	try {
	    // memulai transaksi
	    manager.getTransaction().begin();

	    // buat mahasiswa
	    Mahasiswa mahasiswa = new Mahasiswa();
	    mahasiswa.setId(textNIM.getText());
	    mahasiswa.setNama(textNama.getText());
	    mahasiswa.setAlamat(textAlamat.getText());

	    // bersihkan form
	    textNIM.setText("");
	    textNama.setText("");
	    textAlamat.setText("");

	    // simpah mahasiswa ke database
	    manager.persist(mahasiswa);
	    // tambahkan ke tabel
	    tableModelMahasiswa.add(mahasiswa);

	    // commit transaksi
	    manager.getTransaction().commit();
	} catch (Throwable t) {
	    // perlihatkan error
	    t.printStackTrace();
	    // rollback transaksi
	    manager.getTransaction().rollback();
	} finally {
	    // tutup entitymanager
	    manager.close();
	}
    }

Untuk tombol Ubah gunakan perintah seperti ini :

    private void tombolUbahActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {

	// dapatkan baris tabel yang terseleksi
	int baris = tabelMahasiswa.getSelectedRow();

	// cek apakah baris tabel terseleksi
	if (baris < 0) {
	    // jika tidak maka batalkan aksi ubah
	    return;
	}

	// membuat entitymanager
	EntityManager manager = PersistenceUtilities.getEntityManagerFactory().createEntityManager();
	try {
	    // memulai transaksi
	    manager.getTransaction().begin();

	    // dapatkan mahasiswa dari tabel
	    Mahasiswa mahasiswa = tableModelMahasiswa.get(baris);

	    // ubah data mahasiswa
	    mahasiswa.setId(textNIM.getText());
	    mahasiswa.setNama(textNama.getText());
	    mahasiswa.setAlamat(textAlamat.getText());

	    // simpah perubahan mahasiswa ke database
	    manager.merge(mahasiswa);
	    // ubah mahasiswa di tabel
	    tableModelMahasiswa.edit(baris, mahasiswa);

	    // commit transaksi
	    manager.getTransaction().commit();
	} catch (Throwable t) {
	    // perlihatkan error
	    t.printStackTrace();
	    // rollback transaksi
	    manager.getTransaction().rollback();
	} finally {
	    // tutup entitymanager
	    manager.close();
	}
    }

Untuk tombol Hapus gunakan perintah seperti ini :

    private void tombolHapusActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
	// dapatkan baris tabel yang terseleksi
	int baris = tabelMahasiswa.getSelectedRow();

	// cek apakah baris tabel terseleksi
	if (baris < 0) {
	    // jika tidak maka batalkan aksi hapus
	    return;
	}

	// konfirmasi penghapusan
	if (JOptionPane.showConfirmDialog(this, "Anda Yakin Akan Menghapus Data Mahasiswa?", "Hapus Mahasiswa", JOptionPane.OK_CANCEL_OPTION) == JOptionPane.CANCEL_OPTION) {
	    // batalkan aksi hapus
	    return;
	}

	// membuat entitymanager
	EntityManager manager = PersistenceUtilities.getEntityManagerFactory().createEntityManager();
	try {
	    // memulai transaksi
	    manager.getTransaction().begin();

	    // dapatkan mahasiswa dari tabel
	    Mahasiswa mahasiswa = tableModelMahasiswa.get(baris);
	    // hapus data mahasiswa di database
	    manager.remove(manager.merge(mahasiswa));
	    // hapus data mahasiswa di tabel
	    tableModelMahasiswa.delete(baris);

	    // commit transaksi
	    manager.getTransaction().commit();
	} catch (Throwable t) {
	    // perlihatkan error
	    t.printStackTrace();
	    // rollback transaksi
	    manager.getTransaction().rollback();
	} finally {
	    // tutup entitymanager
	    manager.close();
	}
    }

Untuk tombol Segarkan gunakan perintah seperti ini :

    private void tombolSegarkanActionPerformed(java.awt.event.ActionEvent evt) {
	// membuat entitymanager
	EntityManager manager = PersistenceUtilities.getEntityManagerFactory().createEntityManager();
	try {
	    // muat seluruh data mahasiswa
	    List list = manager.createQuery("select a from Mahasiswa a order by a.id").getResultList();
	    // ubah seluruh data mahasiswa di tabel
	    tableModelMahasiswa.setData(list);
	} catch (Throwable t) {
	    // perlihatkan error
	    t.printStackTrace();
	} finally {
	    // tutup entitymanager
	    manager.close();
	}
    }

Selesai menambah Aksi ๐Ÿ˜€

Menambah Aksi Seleksi Pada Tabel

Agar lebih interaktif, saat user menseleksi satu buah baris ke Tabel, maka otomatis form akan menampilkan data yang ada ditabel. Tapi untuk menambahkannya jangan menggunakan aksi OnMouseClick, kenapa? Karena kadang mengubah baris tidak menggunakan mouse, bisa saja menggunakan tombol arrow di keyboard. Sehingga sekarang kita ubah lagi konstruktur Form menjadi :

public class Form extends javax.swing.JFrame {

    private TableModelMahasiswa tableModelMahasiswa;

    /** Creates new form Form */
    public Form() {
	initComponents();

	tableModelMahasiswa = new TableModelMahasiswa();
	tabelMahasiswa.setModel(tableModelMahasiswa);

	// tambahkan aksi seleksi baris
	tabelMahasiswa.getSelectionModel().addListSelectionListener(new ListSelectionListener() {

	    public void valueChanged(ListSelectionEvent e) {
		// dapatkan baris yang terseleksi
		int baris = tabelMahasiswa.getSelectedRow();
		// cek apakah baris terseleksi
		if (baris != -1) {
		    // jika terseleksi, tampilkan data di form
		    // dapatkan mahasiswa dari tabel
		    Mahasiswa mahasiswa = tableModelMahasiswa.get(baris);
		    // tampilkan data di form
		    textNIM.setText(mahasiswa.getId());
		    textNama.setText(mahasiswa.getNama());
		    textAlamat.setText(mahasiswa.getAlamat());
		}
	    }
	});
    }

Memuat Data Mahasiswa

Saat pertama kali form muncul, sehingga kita ubah lagi isi konstruktornya menjadi seperti dibawah ini :

public class Form extends javax.swing.JFrame {

    private TableModelMahasiswa tableModelMahasiswa;

    /** Creates new form Form */
    public Form() {
	initComponents();

	tableModelMahasiswa = new TableModelMahasiswa();
	tabelMahasiswa.setModel(tableModelMahasiswa);

	// tambahkan aksi seleksi baris
	tabelMahasiswa.getSelectionModel().addListSelectionListener(new ListSelectionListener() {

	    public void valueChanged(ListSelectionEvent e) {
		// dapatkan baris yang terseleksi
		int baris = tabelMahasiswa.getSelectedRow();
		// cek apakah baris terseleksi
		if (baris != -1) {
		    // jika terseleksi, tampilkan data di form
		    // dapatkan mahasiswa dari tabel
		    Mahasiswa mahasiswa = tableModelMahasiswa.get(baris);
		    // tampilkan data di form
		    textNIM.setText(mahasiswa.getId());
		    textNama.setText(mahasiswa.getNama());
		    textAlamat.setText(mahasiswa.getAlamat());
		}
	    }
	});

	// panggil aksi tombol segarkan
	tombolSegarkanActionPerformed(null);
    }

Lho kok cuma segitu? yup, tidak perlu kita buat ulang kodenya, tinggal kita panggil saja aksi tombol SEGARKAN, karena memang perintahnya sama, jadi gak perlu diketik ulang.

Ingat kata pepatah, “DON’T REPEAT YOUR CODE!

Tahap Akhir

Sekarang, Aplikasi Telah selesai, tinggal dijalankan lewat class Main, jadi sekarang kita ubah isi class Main agar menjalankan Form yang tadi kita buat :

package khannedy.crudjpa;

import javax.swing.SwingUtilities;

public class Main {

    public static void main(String[] args) {
	SwingUtilities.invokeLater(new Runnable() {

	    public void run() {
		Form form = new Form();
		form.setVisible(true);
	    }
	});
    }
}

Selesai, sekarang tinggal jalankan projectnya, caranya klik kanan projectnya lalu pilih Run, dan aplikasi akan berjalan ๐Ÿ˜€

Tapi Ups kok error :

run:
[EL Info]: 2010-03-25 23:10:04.617--ServerSession(21450309)--EclipseLink, version: Eclipse Persistence Services - 2.0.1.v20100213-r6600
[EL Severe]: 2010-03-25 23:10:04.635--ServerSession(21450309)--Local Exception Stack:
Exception [EclipseLink-4003] (Eclipse Persistence Services - 2.0.1.v20100213-r6600): org.eclipse.persistence.exceptions.DatabaseException
Exception Description: Configuration error.  Class [com.mysql.jdbc.Driver] not found.
Exception in thread "AWT-EventQueue-0" javax.persistence.PersistenceException: Exception [EclipseLink-4003] (Eclipse Persistence Services - 2.0.1.v20100213-r6600): org.eclipse.persistence.exceptions.DatabaseException
        at org.eclipse.persistence.exceptions.DatabaseException.configurationErrorClassNotFound(DatabaseException.java:82)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DefaultConnector.loadDriverClass(DefaultConnector.java:267)
Exception Description: Configuration error.  Class [com.mysql.jdbc.Driver] not found.
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerSetupImpl.deploy(EntityManagerSetupImpl.java:397)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.getServerSession(EntityManagerFactoryImpl.java:151)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.createEntityManagerImpl(EntityManagerFactoryImpl.java:207)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.createEntityManager(EntityManagerFactoryImpl.java:195)
        at khannedy.crudjpa.Form.tombolSegarkanActionPerformed(Form.java:314)
        at khannedy.crudjpa.Form.(Form.java:54)
        at khannedy.crudjpa.Main$1.run(Main.java:12)
        at java.awt.event.InvocationEvent.dispatch(InvocationEvent.java:209)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DefaultConnector.connect(DefaultConnector.java:85)
        at java.awt.EventQueue.dispatchEvent(EventQueue.java:597)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DatasourceLogin.connectToDatasource(DatasourceLogin.java:162)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpOneEventForFilters(EventDispatchThread.java:269)
        at org.eclipse.persistence.internal.sessions.DatabaseSessionImpl.loginAndDetectDatasource(DatabaseSessionImpl.java:584)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForFilter(EventDispatchThread.java:184)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForHierarchy(EventDispatchThread.java:174)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:169)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:161)
        at java.awt.EventDispatchThread.run(EventDispatchThread.java:122)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryProvider.login(EntityManagerFactoryProvider.java:228)
Caused by: Exception [EclipseLink-4003] (Eclipse Persistence Services - 2.0.1.v20100213-r6600): org.eclipse.persistence.exceptions.DatabaseException
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerSetupImpl.deploy(EntityManagerSetupImpl.java:369)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.getServerSession(EntityManagerFactoryImpl.java:151)
Exception Description: Configuration error.  Class [com.mysql.jdbc.Driver] not found.
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.createEntityManagerImpl(EntityManagerFactoryImpl.java:207)
        at org.eclipse.persistence.exceptions.DatabaseException.configurationErrorClassNotFound(DatabaseException.java:82)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryImpl.createEntityManager(EntityManagerFactoryImpl.java:195)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DefaultConnector.loadDriverClass(DefaultConnector.java:267)
        at khannedy.crudjpa.Form.tombolSegarkanActionPerformed(Form.java:314)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DefaultConnector.connect(DefaultConnector.java:85)
        at khannedy.crudjpa.Form.(Form.java:54)
        at khannedy.crudjpa.Main$1.run(Main.java:12)
        at org.eclipse.persistence.sessions.DatasourceLogin.connectToDatasource(DatasourceLogin.java:162)
        at java.awt.event.InvocationEvent.dispatch(InvocationEvent.java:209)
        at java.awt.EventQueue.dispatchEvent(EventQueue.java:597)
        at org.eclipse.persistence.internal.sessions.DatabaseSessionImpl.loginAndDetectDatasource(DatabaseSessionImpl.java:584)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpOneEventForFilters(EventDispatchThread.java:269)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerFactoryProvider.login(EntityManagerFactoryProvider.java:228)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForFilter(EventDispatchThread.java:184)
        at org.eclipse.persistence.internal.jpa.EntityManagerSetupImpl.deploy(EntityManagerSetupImpl.java:369)
        ... 14 more
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForHierarchy(EventDispatchThread.java:174)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:169)
Exception in thread "AWT-EventQueue-0" java.lang.NullPointerException
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:161)
        at khannedy.crudjpa.TableModelMahasiswa.getRowCount(TableModelMahasiswa.java:45)
        at java.awt.EventDispatchThread.run(EventDispatchThread.java:122)

        at javax.swing.JTable.getRowCount(JTable.java:2630)
        at javax.swing.plaf.basic.BasicTableUI.createTableSize(BasicTableUI.java:1646)
        at javax.swing.plaf.basic.BasicTableUI.getPreferredSize(BasicTableUI.java:1687)
        at javax.swing.JComponent.getPreferredSize(JComponent.java:1634)
        at javax.swing.ScrollPaneLayout.layoutContainer(ScrollPaneLayout.java:769)
        at java.awt.Container.layout(Container.java:1421)
        at java.awt.Container.doLayout(Container.java:1410)
        at java.awt.Container.validateTree(Container.java:1507)
        at java.awt.Container.validateTree(Container.java:1513)
        at java.awt.Container.validateTree(Container.java:1513)
        at java.awt.Container.validateTree(Container.java:1513)
        at java.awt.Container.validateTree(Container.java:1513)
        at java.awt.Container.validate(Container.java:1480)
        at java.awt.Window.dispatchEventImpl(Window.java:2476)
        at java.awt.Component.dispatchEvent(Component.java:4460)
        at java.awt.EventQueue.dispatchEvent(EventQueue.java:599)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpOneEventForFilters(EventDispatchThread.java:269)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForFilter(EventDispatchThread.java:184)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEventsForHierarchy(EventDispatchThread.java:174)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:169)
        at java.awt.EventDispatchThread.pumpEvents(EventDispatchThread.java:161)
        at java.awt.EventDispatchThread.run(EventDispatchThread.java:122)
BUILD STOPPED (total time: 12 seconds)

Haha, gak usah khawatir, itu karena Library MySQL Driver nya belum di includkan ke Project. Tinggal klik kanan bagian Libraries pada Project, lalu pilih Add Library, setelah itu pilih MySQL JDBC Driver :

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Sekarang coba jalankan ulang. Dan pasti BERHASIL ๐Ÿ˜€

Tampilan Aplikasi

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Menggunakan JPA2 dan NetBeans 6.8

Membuat Aplikasi CRUD Dengan JPA 2 dan NetBeans IDE 6.8

Download Source Code

Silahkan download sourcecodenya DISINI

Mengetahui Prakiraan Cuaca Dengan Google


“Apakah hari ini akan Hujan?”

Jika ya, berarti sebelum keluar siapkanlah Payung ๐Ÿ˜€

“Tadi bagaimana kita tahu hari ini akan hujan?”

Tenang, tanya saja ke Om Google ๐Ÿ˜€

Silahkan buka http://www.google.co.id/

Lalu ketikkan “cuaca namakota“, misal “cuaca bandung“, atau “cuaca jakarta

Mengetahui Cuaca Dengan Google

Mengetahui Prakiraan Cuaca Dengan Google

Mengetahui Cuaca Dengan Google

Mengetahui Prakiraan Cuaca Dengan Google

Ada Hal Baru Apa di Java Persistence API 2?


Tahu Java Persistece API kan? “

Bagi yang pernah mendalami dunia Java Enterprise Edition tentu tahu dengan Java Persistece API, atau lebih singkatnya dipanggil JPA

Baru beberapa bulan saja Java Enterprise Edition 6 Release, dan ternyata JPA pun sekarang sudah versi 2. Sebelumnya di Java Enterprise Edition 5, JPA adalah JPA 1, dan di Java Enteprrise Edition 4, JPA itu gabung dengan EJB.

To The Point Aja!

“Ada hal baru apa sih di JPA 2?”

BANYAK SEKALI!!!

Yang paling menarik adalah Collection Mapping, Criteria API dan Caching. Mari kita bahas satu-satu ๐Ÿ˜€

Collection Mapping

Pada versi 1, JPA tidak mendukung fitur collection mapping, apalagi kalo collection-nya adalah single field, seperti Integer, String dan sebagainya. Walaupun bisa, namun hanya Collection of Entity, dan itu juga harus ada relasi One-to-Many atau Many-to-Many.

Namun pada versi 2 saat ini, sekarang JPA sudah support Collection Mapping, baik itu menggunakan List, Set, ataupun menggunakan Map. Jadi biasanya pada versi 1 saya terbiasa menggunakan fitur Hibernate Framework untuk Collection Mapping, namun sejak versi 2, saya tidak perlu lagi menggunakan fitur Hibernate Framework. Jadi kita dapat dengan mudah menjalankan project JPA 2 di manapun, mau itu di Glassfish, JBoss ataupun Geronimo.

Criteria API

Jika anda pengguna Hibernate Framework pasti sudah familiar dengan yang namanya Criteria. Dan sekarang di JPA versi 2, kita juga sudah dapat menggunakan Criteria untuk melakukan Query. 

Apa itu Criteria API?”

Sederhana saja: biasanya jika kita akan melakukan query kita menggunakan JPQL (Java Persistece Query Language), seperti :

select a from Employee a where a.name like %eko

Artinya, kita tetap harus melakukan coding SQL untuk melakukan Query. Dan sejak versi 2 ini, kita tidak perlu membuat JPQL itu. Kita dapat dengan mudah menggunakan Criteria API untuk melakukan proses Query. Hal ini sangat berguna saat kita akan membuat Query yang dinamis.

Caching

Sebenarnya setiap JPA Implementation sudah memiliki Caching sejak JPA versi 1, baik itu EclipseLink, TopLink, Hibernate, semuanya sudah memiliki mekanisme Caching sendiri-sendiri. Lantas kenapa sekarang JPA versi 2 ada caching nya? Tentu harus, karena dengan JPA 2 mendukung Caching, itu artinya sekarang proses Caching untuk semua implementasi akan terstandarisasi.

Caching sangat berguna untuk optimisasi proses Query, dengan Caching, bahkan bisa saja kita melakukan Query ke database, namun sebenarnya kita tidak menyentuh sedikitpun ke database. Dan hal ini dapat membuat proses query menjadi lebih cepatCaching itu merupakan proses duplikasi data dari database ke memori, yang notabenenya proses hit ke database itu adalah mahal dibandingkan hit ke memori. Mahal dari segi Disk-IO sampai mahal dari segi Kecepatan

Kesimpulan

Itu hanya beberapa fitur yang baru, sebenarnya banyak sekali fitur baru di JPA, jadi kesimpulannya SAATNYA KITA BERALIH KE JPA VERSI 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2, Menggunakan Java Swing dan Java Persistence API 2


Pada Versi 1 Sebelumnya, yang bisa Anda lihat disini :

https://eecchhoo.wordpress.com/2010/03/14/aplikasi-penjualan/

disitu saya belum memberi fasilitas pencarian, baik itu kategori dan juga produk. Pada versi 2 ini ada beberapa fitur yang ditambahkan, yaitu :

  • Menggunakan LookAndFeel Nimbus
  • Ditambahkan Fitur Pencarian
  • Migrasi dari Java Persistence Query Language ke Criteria API

Untuk lebih jelas anda bisa melihat screenshootnya dibawah ini :

Screenshot-Aplikasi Penjualan-2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Aplikasi Penjualan Sederhana Versi 2

Download sourcecodenya disini :

Download Disini

Selamat Belajar ๐Ÿ˜€