NetBeans GUI Builder VS Jigloo GUI Builder for Eclipse


Siapa bilang Java GUI Builder cuman milik NetBeans, ternyata Eclipse pun memiliki plugin yang support Java GUI Builder, salah satunya adalah Jigloo GUI Builder. Kali ini kita akan membandingkan kelebihan dan kekurangkan antara NetBeans GUI Builder dan Jigloo GUI Builder.

Kebanyakan saat ini para programmer java di Indonesia selalu tergantung pada NetBeans dalam pembuatan Java GUI, terutama Swing, yang ternyata Java GUI itu tak hanya Swing, bagi para pengguna Eclipse mungkin telah akrab dengan yang namanya SWT atau JFace, yang sama halnya seperti Swing, yaitu sebagau Java GUI. Yang menjadi salah satu populernya NetBeans GUI Builder adalah aplikasinya yang gratis, sehinga bisa disebarluaskan dengan bebas, walaupun sebagai Java GUI Builder, NetBeans memiliki banyak kekurangan.

Kelebihan NetBeans GUI Builder :

Salah satu yang menjadi kelebihan NetBeans GUI Builder adalah yang telah disebutkan diatas, yaitu GRATIS. Selain itu NetBeans GUI Builder sangat kompetebel dengan Swing karena memang langsung dikembangkan oleh Sun yang notabenenya sebagai pengembang Swing.

Kekurangan NetBeans GUI Builder :

NetBeans hanya mensupport 1 pengembangan Java GUI, yaitu Swing, yang padahal ada Java GUI yang dikembangkan oleh eclipse yang bernama SWT dan JFace yang sudah cukup populer.
NetBeans mempatenkan source untuk Java GUI yang sedang dikerjakan dalam sebuah Generated Code, sehingga programmer tak dapat mengeditnya secara manual.

Mungkin banyak programmer yang memakai NetBeans sekaligus memakai Eclipse. Dikarenakan memang proses di Eclipse lebih cepat dari pada NetBeans. Sehingga banyak yang membuat Java GUI khususnya Swing di NetBeans lalu mengcopy sourcenya ke Eclipse untuk di edit. Tapi jika hal itu dilakukan ketika kita ingin menambah sesuatu lagi pada Java GUI, mau tidak mau kita harus mulai dari awal lagi, yakni membuat di NetBeans lalu mencopynya lagi ke Eclipse.

Dulu emang gua juga kaya gitu, pake NetBeans buat bikin Java GUI nya, trus pake Eclipse buat ngeditnya. Tapi sekarang gua udah 100% pake Eclipse, karena gua dah nemuin sebuah plugin Eclipse yang mendukung Java GUI builder, namanya Jigloo GUI Builder.

Kelebihan Jigloo GUI Builder :

Berbeda dengan Netbeans yang hanya mensupport Swing, Jigloo mensupport tak hanya Swing tapi juga SWT dan JFace. Selain itu berbeda juga dengan Netbeans yang source kode Java GUInya tak dapat kita edit sama sekali, namun dalam Jigloo, kita bisa mengedit semua source kode yang telah dibuat oleh Jigloo GUI Builder itu sendiri. Selain itu Jigloo juga mensupport bermacam – macam LookandFeel.

Kekurangan Jigloo GUI Builder :

Sebenarnya ada satu hal yang menjadikan Jigloo kalah populer dibandingkan Netbeans, apalagi di Indonesia. Bebeda dengan NetBeans, untuk mendapatkan Jigloo kita harus rela merogoh saku dulu, alias plugin ini berbayar dan TAK GRATIS. Dan kelemahan GUI Builder di Eclipse yaitu hampir semua Java GUI Builder untuk Eclipse itu berbayar.

Jadi tergantung anda sendiri, lebih memilik NetBeans atau Jigloo. Namun saya telah memilih Jigloo sebagai Java GUI Builder. Tapi bukan berarti melupakan NetBeans, NetBeans sangat dibutuhkan ketika kita membuat aplikasi berbasis JME, namun dalam urusan pembuatan aplikasi JRE, menurut saya Eclipse memang lebih baik…

Sumber :
http://www.netbeans.org/
http://www.eclipse.org/
http://www.cloudgarden.com/jigloo

Iklan

11 pemikiran pada “NetBeans GUI Builder VS Jigloo GUI Builder for Eclipse

  1. Sebenarnya gak bisa diedit pun bukalah sebuah masalah. Semua yang berhubungan dengan tampilan sudah ada di properties dari tiap komponen swing yang diletakkan di designer-nya, sehingga pengupdatean koding secara manual pun tidak diperlukan.

    Saya sudah mendevelop beberapa buah aplikasi swing menggunakan netbeans dari kecil-kecilan sampai tugas besar dan tidak ada masalah sama-sekali dengan tidak bisa dieditnya koding/source-code dari generated code-nya netbeans.

    Bukan membela, tapi saya merasa itu bukanlah sebuah hal yang makesense untuk dibandingkan.

    No Offence …. 🙂

  2. sebenarnya tergantung juga sama penggunanya . Karena saya lebih suka melakukan pekerjaan dengan cepat, jadi saya lebih suka pake eclipse dan plugin2 GUInya, dibandingkan sama NetBeans yang harus klak klik sana sini jaka pengen ngedit sesuatu pada GUI nya 🙂

  3. Beberapa waktu lalu saya sempat mencoba plugin Jigloo dan saya rasakan cukup bagus + cukup cepat dibandingkan dengan netbeans.

    cuman yang jadi kendala saya pada waktu itu adalah license dari jigloo adalah commercial jadi, saya tidak jadi meneruskannya. Tapi tetap masih pakai eclipse karna editor java yang satu ini cukup cepat dibandingkan dengan netbeans.
    maklum komputer yang digunakan bukan komputer canggih.

    tapi kalau misalkan komputernya lumayan cepat ya… pakai netbeans ok. ataupun kita mampu beli jigloo ya, jigloo juga ok. pilih deh yang kita suka saja.

    pada intinyakan yang penting hasilnya…. buka dari apa bikinnya… bukan begitu ??

  4. Saya pernah utak-atik properties dan prefference-nya netbeans 6. Di situ ada pilihan, apakah kita akan memblok kode yang digenerate oleh netBeans atau tidak. Defaultnya adalah diblok, makanya kita tidak bisa edit. Tapi kalau kita set agar kode tidak diblok, maka kode tersebut bisa kita ubah.

    Kalau permasalahannya hanya sekedar “Blocked Kode” maka itu menjadi kelemahan yang sangat untuk netbeans, wah … 😎 Memang saya seperti mulai jatuh cinta dengan Eclipse terutama dengan easyeclipse dan qtjambi embeded. Tapi coba jalankan NetBeans 6.0 di PC DualCore dengan memory DDR2 512 MB, lebih bagus lagi 1 GB. maka NetBeans dengan JRE 1.6 akan secepat Eclipse, bahkan Visual .NET. Well, itu menurut pengalaman saya lho …

  5. Saya dulu maniak sama Eclipse. Karena dulu Netbeans cukup berat….
    Tapi sekarang saya lebih senang menggunakan Netbeans.
    Sebaiknya jangan dibandingkan …..
    Pengalaman saya, menggunakan Eclipse jadi sangat ribet untuk mengkonfigurasi project kita alias project yang dibuat berskala JEE. Kalo di Netbeans tinggal klak-klik…..

    Happy Codig …..

  6. Netbeans kendalanya kalo kita menurunkan satu komponen kemudian secara manual. Salah satu komponen yang sudah ditambahkan di netbeans tersebut mo diganti dari combo menjadi combox buatan kita. Netbeans terkunci.

  7. NetBeans GUI Builder VS Jigloo GUI Builder for Eclipse

    wah judul yang menarik sekali, Kedua Developer ini memang hebat hebat, salut salut, dari pengalaman saya memeng Eclipse memang lebih ringan dari pada NetBeans tapi kan dilihat dulu bagamana kemampuan keduanya. NetBeans lebih mensuport banyak program jadi lebih berat.. So mau Eclipse ato NetBeans is Enjoy aja… Yang penting Skripsi Selesai 😛

  8. menurut saya seperti ini .., saya memang belum pernah menggunakan Jigloo GUI Builder tapi saya sedikit bisa menyimpulkan bahwa kita akan sedikit medapat kesulitan ketika membangun suatu aplikasi dgn netbeans… , dikarenakan karena sulitnya menggenerate code di netbeans( bukan tidak bisa..)

    saya ambil contoh java:

    java merupakan full object oriented programming… yg kaya akan access modifier (public,private, protected,etc..) oleh sebap itu pasti kita akan merubah banyak default access modifier yg disiapkan netbeans…pd variable n methodnya… bayangkan klo kita igin mengakses banyak komponen class melalu object yg kita buat otomatis akan ada beragam acces modifier yg dibuat ..etah di variabel ato method…nah disini kecepatn kerja dituntut…, jika kita menggunakan eclipse akan sedikit lebih menguntungkan sebap eclipse bersifat “free writing code”.. yg membuat kita dgn cepat bisa merubah rubah access modifier yg disiapkan….

    ….. 😀

  9. Jadi bingung nih..mo blajar eclipse ato netbeans yach..? dua2nya saja ahhh..mumpung masih diberi nyawa sama yg diatas. khan hiduo utk selalu belajar..belajar..dan terus belajar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s